Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Ekonomi & Bisnis > Pertumbuhan Bisnis Qlue Naik 70% Selama 2020; Rayakan Ulang Tahun ke-5

Pertumbuhan Bisnis Qlue Naik 70% Selama 2020; Rayakan Ulang Tahun ke-5

Ekonomi & Bisnis
Oleh : Natalia Trijaji

BAGIKAN :
Pertumbuhan Bisnis Qlue Naik 70% Selama 2020; Rayakan Ulang Tahun ke-5

Pertumbuhan Bisnis Qlue Naik 70% Selama 2020; Rayakan Ulang Tahun ke-5

Agresif ekspansi di lebih dari 58 kota dan ke luar negeri dengan total klien lebih dari 133

Surabaya, Kabarindo- Perusahaan penyedia ekosistem smart city terlengkap di Indonesia, Qlue, merayakan ulang tahun ke-5 dengan sejumlah pencapaian yang signifikan.

Founder dan CEO Qlue, Rama Raditya, menyebutkan Qlue sukses mencatatkan pertumbuhan bisnis sebesar 70% pada 2020 lalu, dibandingkan tahun sebelumnya.

Situasi bisnis pada 2020 lalu penuh dengan dinamika akibat pandemi Covid-19. Dengan kondisi tersebut, digitalisasi dan pemanfaatan solusi smart city di Indonesia semakin krusial dalam keberlangsungan usaha. Integrasi solusi smart city dengan kebutuhan pada masa pandemi bisa membantu berputarnya roda perekonomian agar tetap berjalan dengan mematuhi protokol kesehatan.

Hal itu juga sejalan dengan tren usaha saat ini yang berkembang ke arah bisnis yang secara operasional minim sentuhan dan tatap muka, sehingga layanan yang disediakan oleh Qlue bisa menghadirkan dimensi baru bagi dunia usaha. Kemampuan Qlue dalam membaca kecenderungan pasar itu juga menjadi pondasi dalam inovasi dan pengembangan solusi berkelanjutan oleh Qlue.

“Kami menyadari dalam situasi yang penuh tantangan pada masa pandemi ini, kami harus bergerak untuk membantu pemerintah dalam memerangi Covid-19 dengan solusi-solusi terdepan. Hal ini mendorong kami untuk berinovasi dan semakin bekerja keras untuk memberikan dampak positif yang besar kepada Indonesia. Secara bersamaan kami juga berhasil memberikan pertumbuhan signifikan sebesar 70% dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini akan kami jadikan modal utama untuk terus menyongsong masa depan yang lebih cerah untuk Indonesia,” ujar Rama.

Menurut Co-founder dan CTO Qlue, Andre Hutagalung, pengembangan solusi baru guna menghadapi pandemi mutlak untuk dilakukan, karena berdampak besar terhadap situasi sosial dan ekonomi di Indonesia maupun global. Salah satu realisasinya adalah dengan menghadirkan QlueThermal, suatu inovasi untuk mendukung penerapan protokol kesehatan pada masa pandemik. Solusi ini dikembangkan untuk mendeteksi suhu tubuh dan masker secara otomatis dengan akurasi lebih dari 95%, yang terus dikembangkan dengan terintegrasi dengan QlueDashboard maupun aplikasi pihak ketiga yang dimiliki oleh klien.

Andre.menambahkan, pada awal 2020 lalu, Qlue memiliki sejumlah rencana pengembangan teknologi. Namun karena pandemi, Qlue berinisiatif mengembangkan solusi baru sebagai prioritas. Salah satunya dari aplikasi pelaporan warga QlueApp. Qlue membuat 6 kategori laporan baru terkait Covid-19 dan menjadi mitra strategis Pilkada Watch.

“Dari lini produk IoT (Internet of Things), kami mengembangkan QlueThermal untuk mendeteksi suhu tubuh dan penggunaan masker secara otomatis yang dilengkapi fitur absensi. Pengembangan berikutnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar agar dapat digunakan untuk sistem absensi, akses kontrol dan integrasi dengan RFID,” katanya.

Setelah sukses menghadirkan solusi pendukung penerapan protokol kesehatan di era new normal, Qlue tetap melanjutkan pengembangkan solusi pendukung smart city lainnya.

“Tahun ini, kami coba untuk fokus pada pengembangan solusi lain yang sudah direncanakan dalam roadmap, termasuk Smart Environment yang difokuskan untuk memperbaiki kualitas udara dan Smart Traffic Management guna meningkatkan mobilitas di perkotaan. Kami juga sedang mengembangkan platform untuk mempermudah penggunaan solusi AI (artificial intelligence) Qlue agar bisa dijangkau pelaku bisnis skala kecil hingga besar sesuai kebutuhan masing-masing,” tambah Andre.

President Qlue, Maya Arvini, mengatakan ragam solusi yang dihadirkan Qlue selama 2020 mendapat apresiasi positif dari pasar. Dalam aspek komersial, solusi smart city yang diberikan Qlue bisa mendorong performa bisnis, sehingga mampu mencatatkan hasil signifikan yang kemudian turut mempengaruhi pertumbuhan bisnis perusahaan secara keseluruhan.

“Situasi pandemi tentu mempengaruhi semua lini bisnis perusahaan, termasuk sisi operasional dan komersial. Namun dengan berbagai penyesuaian, kami tetap sukses melakukan implementasi solusi smart city yang tersebar di 58 kota di Indonesia. Qlue mencatatkan eksistensi dengan memiliki klien lebih dari 133 saat ini,” ujar Maya.

Sektor usaha yang memanfaatkan solusi Qlue pada masa pandemik juga bervariasi antara lain properti, rumah sakit, retail perbankan, perhotelan, industri hiburan hingga instansi pemerintah level pusat dan daerah. Jumlah strategic partner juga bertambah, sehingga solusi semakin mudah dijangkau oleh para pelaku usaha. Kesuksesan penetrasi pasar ini merupakan hasil kolaborasi yang dilakukan Qlue dan strategic partner sepanjang 2020 yang meningkat 20%.

“Pemanfaatan solusi Qlue masih didominasi oleh klien sektor publik seperti BUMN dan pemerintah daerah sebesar 70% dan 30% dari sektor swasta. Qlue saat ini mengembangkan teknologi komputasi awan guna menjangkau dan mengembangkan sektor swasta sebagai bagian dari strategi ekspansi Qlue ke depan,” tambah Maya.

Melanjutkan kesuksesan pada usia kelima, Rama optimis Qlue akan mampu mempertahankan pertumbuhan bisnis yang signifikan pada masa mendatang. Strategi ekspansi keluar negeri juga diterapkan, dimana Qlue akan fokus menggarap pasar Malaysia, Jepang dan Singapura.

“Potensi pasar smart city secara global pada 2025 diprediksi bisa mencapai 820 miliar dolar AS dengan pertumbuhan 14,8% per tahun, sedangkan potensi pasar masih sangat besar. Qlue akan merespon peluang ini dengan melakukan implementasi solusi smart city di negara maju seperti Jepang. Ini membuktikan teknologi buatan Indonesia mampu bersaing di level internasional. Kami berharap, Qlue bisa menginspirasi startup lokal untuk menjadi pemain global demi membawa Indonesia ke panggung dunia,” ujar Rama.

Penulis: Natalia Trijaji


TAGS :
RELATED POSTS


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER