Olahraga; Bantu Melawan Penuaan Normal & Patologis

Olahraga; Bantu Melawan Penuaan Normal & Patologis

Olahraga; Bantu Melawan Penuaan Normal & Patologis

Olahraga secara teratur mencegah penambahan berat badan, meningkatkan kekebalan tubuh dan suasana hati serta mengurangi stres

Surabaya, Kabarindo- Olahraga adalah kegiatan yang sangat penting dilakukan, terutama pada masa pandemi di mana setiap orang perlu tetap menjaga kekebalan tubuh. Olahraga adalah salah satu cara untuk membantu mewujudkannya.

Riset gabungan dari beberapa pakar menunjukkan olahraga menentukan efek biologis dan psikologis yang mempengaruhi otak dan fungsi kognitif serta mendukung kondisi wellbeing yang baik. Olahraga juga berperan penting dalam melawan penuaan normal dan patologis.

Olahraga secara teratur terbukti dapat meningkatkan suasana hati serta mengurangi stres dan kecemasan, bahkan kesedihan selama masa-masa sulit. Olahraga juga mencegah penambahan berat badan dan dapat meningkatkan kekebalan tubuh yang membantu melawan infeksi, flu termasuk Covid-19,” ujarnya.

Bagi yang biasa berolahraga di pusat kebugaran atau yang gemar olahraga seperti basket dan sepakbola, mungkin saat ini belum bisa melakukannya secara rutin, mengingat banyak tempat olahraga belum dibuka selama pandemi masih berlangsung. Namun bukan berarti anda tidak menggerakkan badan untuk tetap bugar. Sebagai pengganti, anda bisa berolahraga di rumah dan sekitar rumah.

Banyak pilihan olahraga yang bisa dilakukan tanpa harus meninggalkan kawasan perumahan. Juga ada beberapa olahraga yang bisa dilakukan bareng si kecil ataupun keluarga.

Berikut ini beberapa ide olahraga dari Greenfields yang bisa membantu untuk tetap fit di rumah:

Kelas menari online

Selama masa PPKM, banyak pusat kebugaran yang menawarkan kelas menari online. Anda bisa belajar menari di rumah dengan mengikuti kelas menari seperti zumba, modern dance, senam dan balet. Selain seru, mengikuti kelas menari juga menggerakan badan dan membakar kalori, sama dengan berolahraga.

Yoga

Yoga adalah olahraga yang menenangkan serta membantu memperbaiki postur, keseimbangan dan koordinasi. Walaupun gerakannya tidak intens seperti olahraga lainnya, ada tantangan sendiri saat melakukan gerakan-gerakan yoga. Jika anda belum pernah mencoba yoga, ada gerakan sederhana untuk pemula.

High Intensity Interval Training (HIIT)

HIIT adalah metode latihan kardio yang bisa dilakukan dalam waktu singkat, 10-30 menit dalam satu kali latihan. Olahraga kardio adalah jenis gerakan olahraga yang bertujuan memperkuat detak jantung dan pernapasan serta membakar kalori yang banyak. HIIT bisa menjadi solusi, karena dapat dilakukan di rumah tanpa memerlukan alat-alat olahraga atau ruangan yang luas.

Berikut adalah beberapa contoh gerakan HIIT:

  • High Knees- Untuk melakukan gerakan high knees, berlarilah di tempat dengan mengangkat paha satu-satu setinggi-tingginya.
  • Burpees - Pada posisi berdiri, tekuk lutut ke posisi squat/jongkok dan letakkan tangan di lantai. Tendang kaki ke belakang lalu masuk ke posisi push up. Kemudian turunkan dada ke lantai. Lompat kembali ke posisi squat lalu berdiri kembali.
  • Frog jumps - Berdiri tegak dengan kaki selebar bahu. Jongkok serendah mungkin dengan tangan di lantai. Lompat maju sejauh yang anda bisa. Berhentilah sejenak untuk bernapas dan melompat lagi.
  • Push up - Posisi awal tidur tengkurap dengan tangan di sisi kanan kiri badan. Kemudian badan didorong ke atas dengan kekuatan tangan. Posisi kaki bisa lurus atau bisa ditekuk dan badan tetap lurus atau tegap.
  • Mountain climbers - Posisikan tubuh seperti gerakan ‘plank’. Kedua tangan berada tepat di depan bahu dan jarak antara kedua tangan tidak terlalu jauh. Ketika posisi sudah seimbang, gerakan mountain climbers dapat dimulai dengan menarik kaki kanan ke arah dada lalu berganti dengan kaki kiri. Pertahankan posisi kedua tangan dan bahu pada saat melakukan gerakan ini.

Penulis: Natalia Trijaji