OJK Regional 4 Jatim; Dukung Upaya Bangkitkan UMKM dari Pandemi

OJK Regional 4 Jatim; Dukung Upaya Bangkitkan UMKM dari Pandemi

OJK Regional 4 Jatim; Dukung Upaya Bangkitkan UMKM dari Pandemi

Pencairan kredit sebesar Rp.2,42 miliar kepada 9 pelaku UMKM sebagai implementasi dari bussines matching program TPAKD

Surabaya, Kabarindo- Dalam rangka rangkaian HUT Provinsi Jawa Timur ke 76, Pemprov Jatim menyelenggarakan K-UKM Expo 2021 ke-8 di Grand City Mall mulai tanggal 15-19 September 2021. Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid yang diikuti oleh 90 peserta offline dari koperasi dan UMKM di Jatim.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim, Mas Purnomo Hadi, menjelaskan tujuan expo tersebut adalah memfasilitasi pemasaran produk unggulan daerah ke pasar nasional, regional dan global, mewujudkan koperasi dan UKM yang kompetitif dan berkarakter. Juga meningkatkan kesadaran, kebanggaan dan kepercayaan diri masyarakat untuk membeli dan menggunakan produk lokal terutama produk koperasi dan UKM, serta mengupayakan pemulihan ekonomi nasional melalui kebangkitan koperasi dan UKM.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan berdasarkan penilaian dari Kementerian Kesehatan, PPKM Provinsi Jatim sudah masuk level 2. Kondisi perekonomian Jatim juga mulai menunjukkan pemulihan. Pencapaian ini menurut Khofifah karena kekompakan masyarakat, pemerintah daerah dan para pihak terkait.

“Sinergi dan kolaborasi seluruh pihak diperlukan agar pemulihan ekonomi terus berjalan,” ujarnya.

Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur, Bambang Mukti Riyadi, mengatakan dalam upaya pemulihan ekonomi nasional, OJK berperan merumuskan kebijakan dan stimulus di sektor jasa keuangan, di antaranya kebijakan terkait perpanjangan restrukturisasi kredit sampai dengan Maret 2023, kebijakan kredit rumah tinggal, kebijakan kredit sektor kesehatan, kebijakan stabilitas pasar, digitalisasi UMKM dan kebijakan kredit kendaraan bermotor.

Dalam menangani pandemi Covid-19, OJK turut berpartisipasi pada upaya percepatan vaksinasi dengan menggandeng mitra strategis untuk menyelenggarakan vaksinasi kepada berbagai lapisan masyarakat. Percepatan vaksinasi ini bertujuan agar masyarakat dapat segera beraktivitas secara normal, sehingga berdampak terhadap pemulihan ekonomi masyarakat.

OJK juga berperan aktif mendukung upaya membangkitkan UMKM dari dampak pandemi melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Beberapa upaya yang telah melakukan oleh TPAKD antara lain:

*Bussines matching antara UMKM dengan LJK maupun antara UMKM dengan industri.

* Menyusun program kredit berbunga rendah untuk melawan rentenir.

* Memberikan literasi keuangan bagi pelaku UMKM, terutama tentang produk pembiayaan dan mekanisme pembiayaan di lembaga jasa keuangan.

* Meningkatkan akses keuangan bagi pelaku UMKM melalui pembiayaan dari perbankan, non-perbankan dan pasar modal.

* Memberikan pendampingan dan peningkatan kapasitas usaha serta pemasaran produk UMKM melalui kerja sama dengan marketplace (e-commerce).

* Memberikan pelayanan pengecekan historis kredit melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK)

Dalam pembukaan expo, dilakukan pencairan kredit sebesar Rp.2,42 miliar kepada 9 pelaku UMKM sebagai implementasi dari bussines matching program TPAKD.

Penulis: Natalia Trijaji