Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Ekonomi & Bisnis > OJK Dukung Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan; untuk Para Guru

OJK Dukung Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan; untuk Para Guru

Ekonomi & Bisnis
Oleh : Natalia Trijaji

BAGIKAN :
OJK Dukung Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan; untuk Para Guru

OJK Dukung Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan; untuk Para Guru

Adakan webinar series, diikuti 1.000 pengajar di Jatim

Surabaya, Kabarindo- Dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-76, OJK menyelenggarakan webinar series literasi keuangan kepada 1.000 tenaga pengajar yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Jawa Timur pada Jumat (13/8/2021).

Kegiatan dengan tema “Bagimu Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” tersebut merupakan bentuk apresiasi OJK kepada para guru yang berperan sebagai katalis percepatan pemerataan literasi keuangan di tingkat pelajar, sekaligus sebagai upaya untuk mencapai target inklusi keuangan yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar 90% pada 2024.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Ramliyanto, mengapresiasi para guru yang selalu mengembangkan kompetensi kecerdasan finansial melalui kegiatan webinar series ini.

“Kami sering mendapatkan laporan dari para kepala sekolah, para kepala dinas kabupaten/kota tentang para guru yang menjadi korban investasi bodong, pinjaman online dan lembaga keuangan yang tidak jelas legalitasnya,” ujarnya.

Ramliyanto menegaskan pentingnya kegiatan tersebut, karena para guru menjadi tempat jujugan (tujuan) para siswa-siswi bertanya. Masyarakat juga menjadikan guru sebagai rujukan untuk bertanya terkait penawaran investasi dan sebagainya, karena banyak guru yang menjadi tokoh dan panutan dalam komunitas.

Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur, Bambang Mukti Riyadi, mengatakan OJK telah merumuskan Strategi Pendekatan Program Literasi dan Edukasi Keuangan berdasarkan beberapa pendekatan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.

“Mengacu pada strategi tersebut, dalam pelaksanaan webinar series ini, kami akan memfokuskan pada penyampaian materi mengenai Pengenalan OJK, Waspada Pinjaman Online dan Investasi Ilegal serta Pengenalan Pasar Modal dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB),” ujarnya.

Hal ini mengingat berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2019, tingkat literasi pasar modal dan IKNB masih tergolong rendah di bawah sektor perbankan. Bambang menyebutkan, tingkat literasi sektor pasar modal sebesar 4,92%, sektor perasuransian sebesar 19,4% dan sektor lembaga pembiayaan sebesar 15,17%, sedangkan untuk sektor perbankan sebesar 36,12%.

“Webinar series ini bertujuan menghasilkan duta-duta literasi dan edukasi keuangan sebagai perpanjangan tangan dari OJK untuk membantu menyampaikan informasi tentang OJK, Waspada Pinjaman Online dan Investasi Ilegal serta Pengenalan Pasar Modal dan IKNB untuk lingkup Jawa Timur,” ujarnya.

Penulis: Natalia Trijaji


TAGS :
RELATED POSTS


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER