Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Ekonomi & Bisnis > Merespon Rakornas TPID, Gubernur Jatim Arahkan Upaya Pengendalian Inflasi

Merespon Rakornas TPID, Gubernur Jatim Arahkan Upaya Pengendalian Inflasi

Ekonomi & Bisnis
Oleh : Natalia Trijaji

BAGIKAN :
Merespon Rakornas TPID, Gubernur Jatim Arahkan Upaya Pengendalian Inflasi

Merespon Rakornas TPID, Gubernur Jatim Arahkan Upaya Pengendalian Inflasi

Surabaya, Kabarindo- Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) telah menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi di Istana Negara di Jakarta pada Kamis (18/8/2022).

Rakornas digelar sebagai bentuk sinergi antara TPIP, TPID dan Bank Indonesia (BI) untuk memastikan terjaganya stabilitas harga dan meningkatkan ketahanan pangan guna mendukung akselerasi pemulihan ekonomi nasional.

Dalam kegiatan tersebut, Presiden Jokowi memberikan 5 arahan dalam menjaga stabilitas harga dan meningkatkan ketahanan pangan, sehingga mendukung daya beli masyarakat dan pemulihan ekonomi nasional.

Pertama, memperkuat identifikasi sumber tekanan inflasi di daerah melalui pemanfaatan data makro dan mikro serta data detail.

Kedua, memperluas kerja sama antar daerah (KAD) guna mengurangi disparitas pasokan dan harga antar wilayah. TPIP dan TPID perlu mengidentifikasi wilayah surplus dan defisit serta menjadi fasilitator untuk mendorong kerja sama antar daerah dalam pengendalian inflasi.

Ketiga, menurunkan biaya transportasi dengan memanfaatkan fasilitas distribusi perdagangan antar daerah, termasuk menurunkan harga tiket pesawat dengan menambah jumlah pesawat.

Keempat, mengoptimalkan penggunaan anggaran belanja tidak terduga untuk mendukung upaya pengendalian inflasi daerah.

Kelima, mempercepat penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Setelah mendengar arahan Presiden Jokowi, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan terdapat pesan yang kuat dari presiden kepada seluruh daerah untuk bekerja lebih keras dalam mengendalikan inflasi yang berasal dari komoditas pangan. Semua sektor harus membangun suatu sistem pengendalian inflasi yang lebih komprehensif.

Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jatim, Budi Hanoto, menambahkan BI berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah yang diawali dari Provinsi Jatim telah menginisiasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan sejak awal Agustus 2022 lalu.

“Gerakan nasional ini menjadi langkah bersama TPID se-Indonesia untuk berupaya mengatasi tingginya inflasi pangan, sehingga menjaga daya beli masyarakat dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.


TAGS :
RELATED POSTS


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER