Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Berita Utama > Menhan Prabowo Subianto, Dukung Resolusi Damai Palestina

Menhan Prabowo Subianto, Dukung Resolusi Damai Palestina

Berita Utama
Oleh : Sebastian Renaldi

BAGIKAN :
Menhan Prabowo Subianto, Dukung Resolusi Damai Palestina

KABARINDO, JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk perdamaian di Palestina. Dia menegaskan, Indonesia akan melakukan apapun untuk menguatkan wacana perdamaian tersebut.

 "Indonesia mendukung resolusi damai yang mencakup solusi dua negara untuk Palestina. Indonesia sangat bersedia melakukan semua yang kami bisa untuk meningkatkan prospek solusi tersebut,” ujar Prabowo saat berpidato dalam Forum Dialog The 17th International Institute for Strategic Studies (IISS) Manama Dialogue 2021, Bahrain, Sabtu (20/11/2021).

Dia mengungkapkan, rakyat Indonesia mengikuti perkembangan di Timur Tengah dengan cermat. Menurutnya, rakyat Indonesia menginginkan perdamaian dan kemakmuran terjadi di Timur Tengah.

“Konflik dan kekerasan serta kekerasan yang terjadi sangat menyedihkan bagi kita,” katanya.

Di sisi lain, Prabowo menyampaikan,Indonesia senantiasa menjaga hubungan baik dengan negara-negara di Timur Tengah pada sektor kontraterorisme untuk kepentingan keamanan Indonesia. Pasalnya, bukan rahasia lagi jika banyak kelompok garis keras Indonesia dipengaruhi kelompok-kelompok berpikiran sama di Timur Tengah.

Salah satunya yaitu hubungan antara Al-Qaeda dan Jamaah Islamiyah. Kemudian, antara ISIS dan afiliasinya di Indonesia, Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

“Kami memantau dengan sangat cermat. Kami menjaga hubungan baik dengan rekan-rekan di Timur Tengah di sektor kontraterorisme. Secara umum, kami terus mengawasi komplikasi keamanan regional,” ujarnya.

Prabowo melanjutkan, Indonesia di saat yang sama juga berupaya agar ekstremisme tidak tumbuh subur. Tujuannya demi terwujudnya perdamaian di Tanah Air dengan cara menghadirkan keadilan dan kemakmuran bagi warga.

“Saya percaya bahwa ekstremisme, dan radikalisme akan tumbuh subur ketika ada kemiskinan, ketika ada ketidaksetaraan, ketidakadilan. Ketika rakyat kehilangan harapan, ketika warga miskin tidak mendapatkan perlakuan yang sama di mata hukum, ketika mereka merasa ditinggalkan oleh yang berkuasa, ini adalah lahan subur bagi radikalisme dan ekstremisme,” tuturnya.

 


RELATED POSTS


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER