KABARINDO, SLEMAN - “Kami tidak main-main melawan PSBS Biak. Tim akan mengerahkan 200 persen kekuatan untuk meraih tiga poin besok malam.”
Demikian pernyataan pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, dalam sesi jumpa pers menjelang laga pekan ke-30 BRI Super League 2025-2026 melawan PSBS Biak, Senin (27/4/2026).
Pertandingan PSBS vs Malut United dijadwalkan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Selasa (28/4/2026), mulai pukul 19.00 WIB atau 21.00 WIT.
Laskar Kie Raha datang dengan persiapan matang meski tengah berada dalam tren yang kurang baik.
Sebanyak 5 pertandingan dilewati Malut United tanpa satu pun kemenangan (2 imbang, 3 kalah).
Coach Hendri mengatakan timnya akan berusaha keras memutus catatan negatif tersebut.
“Kami sudah melupakan hasil pertandingan sebelumnya. Mulai hari ini sampai besok, fokus penuh tim ada pada duel melawan PSBS,” ucap Hendri.
Evaluasi menyeluruh telah dilakukan guna mengembalikan Malut United ke jalur kemenangan. Laskar Kie Raha bertekad bangkit saat menghadapi PSBS.
“Pelatih dan pemain sepakat untuk sama-sama bekerja keras meraih hasil terbaik. Besok adalah kesempatan yang kesekian kalinya dan kami tak mau kehilangan momentum lagi,” kata Hendri.
Lebih lanjut, juru taktik berusia 60 tahun itu mengatakan, “Kami sudah memperbaiki mentalitas pemain. Mudah-mudahan mereka berada dalam peak performance pada laga besok.”
Hal senada disampaikan perwakilan pemain Malut United, Taufik Rustam, yang memastikan dia dan rekan-rekannya akan mengerahkan seluruh kemampuan untuk merebut tiga poin.
“Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi PSBS. Insya Allah, semua pemain siap mendapatkan tiga poin,” ujar Taufik.
Malut United saat ini berada di peringkat ke-5 klasemen sementara BRI Super League 2025-2026 dengan koleksi 46 poin.
Di sisi lain, PSBS masih berjuang keluar dari zona degradasi setelah menempati peringkat ke-18 dengan torehan 18 poin.
Tim berjulukan Badai Pasifik itu tengah mengalami rentetan hasil buruk usai kalah beruntun dalam 7 pertandingan terakhir. PSBS juga tak pernah menang dalam 12 pertandingan (2 imbang, 10 kalah).
Total 67 gol bersarang di gawang Kadu Monteiro yang menjadikan PSBS sebagai tim paling banyak kebobolan musim ini. Sebaliknya, Malut United telah membuat 54 gol, terbanyak di antara tim Super League lainnya.
Kendati demikian, coach Hendri tetap mewaspadai kebangkitan PSBS. Fokus dan disiplin menjadi kunci agar tim tak kehilangan kendali permainan.
“Kami akan berjuang agar tetap bisa bersaing di papan atas. Untuk itu, saya ingatkan pemain supaya tak menganggap enteng pertandingan besok demi meraih hasil maksimal,” kata Hendri.
Malut United dan PSBS tercatat sudah tiga kali bertemu. Laskar Kie Raha mendominasi dengan raihan dua kemenangan dan satu laga lainnya berakhir imbang.
Adapun pertemuan terakhir kedua tim pada putaran pertama musim ini dimenangkan Malut United. Duel yang berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu (4/1/2026), berakhir dengan skor 6-2 yang sekaligus menjadi kemenangan terbesar Laskar Kie Raha hingga saat ini.
Pertandingan PSBS vs Malut United akan digelar tanpa penonton. Pendukung Laskar Kie Raha dapat menyaksikan perjuangan Safrudin Tahar dkk. melalui siaran langsung stasiun TV Indosiar.





