Ibis Styles Surabaya Jemursari; Gelar Intimate Wedding in New Normal Millenial

Ibis Styles Surabaya Jemursari; Gelar Intimate Wedding in New Normal Millenial

Ibis Styles Surabaya Jemursari; Gelar Intimate Wedding in New Normal Millenial

Wedding simulation hadirkan 8 vendor jasa pernikahan

Surabaya, Kabarindo- Pandemi Covid-19 menuntut semua lini dunia usaha untuk berpikir kreatif dan inovatif, termasuk pelaku usaha jasa di bidang pernikahan.

Mereka harus mencari cara agar kebutuhan dan keinginan mempelai untuk menggelar resepsi pernikahan tetap bisa terlaksana dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Untuk itu, Ibis Styles Surabaya Jemursari menggelar wedding simulation bertajuk Intimate Wedding in New Normal Millenial pada Rabu (19/8/2020).

Ricky Coen Arifin, General Manager Ibis Styles Surabaya Jemursari, mengatakan pihaknya merancang kegiatan wedding simulation agar calon klien tidak perlu khawatir untuk melaksanakan resepsi pernikahan di hotel ini dengan ketentuan protokol kesehatan.

Pipik Dewi, Owner Ideku Planner Wedding Organizer, menambahkan phaknya mengajak semua vendor wedding bersama Ibis Jemursari untuk mengadakan kegiatan ini dan memberikan edukasi kepada calon klien bahwa resepsi pernikahan tetap bisa dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan.

“Semua tamu, panitia maupun keluarga mempelai harus memakai masker, menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak dan suhu tubuh mereka diperiksa sebelum memasuki tempat acara. Tamu juga harus mengisi guest declaration form yang menerangkan bahwa mereka dalam kondisi sehat,” ujarnya.

Wedding simulation diikuti 8 vendor yang bergerak di bidang jasa pernikahan, mulai dari undangan, busana dan tata rias pengantin, dokumentasi, catering, entertainment hingga sovenir. Mereka siap memberikan yang terbaik dalam mewujudkan pernikahan impian bagi calon pengantin.

Sulton dari Raisya Decoration Make-up mengatakan, pihaknya senang bisa bergabung dalam Wedding Simulation yang bisa mendongkrak kembali usaha jasa pernikahan. Selama pandemi Covid-19 ini, bisa dikatakan usaha jasa pernikahan mati suri. Karena itu, diperlukan kegiatan seperti Wedding Simulation yang bekerja sama dengan hotel dan para vendor.

Menurut ia, resepsi yang digelar di hotel justru lebih cocok, karena tempatnya bagus, menerapkan protokol kesehatan yang ketat sehingga aman dan tamu merasa nyaman. Staf hotel juga mumpuni dalam melayani tamu.

Dalam Wedding Simulation, calon pengantin bisa berkonsultasi bahkan langsung dealing di tempat dengan paket bundling yang di tawarkan mulai dari Rp.55 juta untuk resepsi pernikahan lengkap di Ibis Styles Surabaya Jemursari. Ada voucher undian menginap untuk calon pengantin yang beruntung.

Dalam kegiatan tersebut, juga digelar talkshow bertema “Resepsi Aman Hatipun Tenang” yang menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr. Ponconugroho Bangun Fajar Rahino, Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Ricky serta Pipik yang dipandu oleh Beni Christian.

dr. Ponco mengatakan, sebelum menggelar hajatan termasuk resepsi pernikahan, sebaiknya melapor kepada Gugus Tugas Covid-19 untuk kemudian dilakukan penilaian mengenai lokasi dan acaranya. Ia menekankan, penyelenggara harus memperhatikan segi keamanannya.

“Yang harus diperhatikan, bagaimana suatu acara terselenggara dengan baik dan aman. Protokol kesehatan harus benar-benar diterapkan. Jangan sampai menimbulkan klaster baru Covid-19,” paparnya.

dr. Ponco menambahkan, kapasitas ruangan tak boleh melebihi 50%. Sebaiknya bukan standing party, karena tamu akan bergerombol. Jadi tamu duduk di depan meja-meja dengan kursi-kursi yang diatur berjarak lebar. Jika hidangan disajikan secara prasmanan, makanan yang dipilih oleh tamu harus diambilkan oleh petugas guna mencegah penyebaran virus Covid-19.

Penulis: Natalia Trijaji