Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Ekonomi & Bisnis > Dulu Narik Ojol, Pria Ini Kini Telah Miliki 12 Kamar Kos di Bekasi

Dulu Narik Ojol, Pria Ini Kini Telah Miliki 12 Kamar Kos di Bekasi

Ekonomi & Bisnis | 1 jam yang lalu
Editor : Orie Buchori

BAGIKAN :
Dulu Narik Ojol, Pria Ini Kini Telah Miliki 12 Kamar Kos di Bekasi

KABARINDO, BEKASI -- Ditengah bayang-bayang ketidakpastian ekonomi tahun 2026, strategi kemandirian finansial melalui aset produktif menjadi perbincangan hangat. 

Salah satu sosok yang berhasil membuktikan keberhasilan strategi ini adalah Imam Pesuwaryantoro, seorang Aktivis Lingkungan sekaligus pekerja kantoran yang sukses membangun 12 kamar kos di Kota Bekasi melalui kombinasi manajemen modal yang cerdas dan kerja keras yang luar biasa.

Imam membagikan kisahnya dalam menghadapi "Worst Case Scenario" ekonomi dengan mempersiapkan passive income jauh-jauh hari. Perjuangannya dimulai pada periode 2016 hingga 2020, di mana ia melakoni peran ganda demi mengamankan cicilan investasi masa depannya.

Bagi Imam, memiliki gaji tetap sebagai pekerja kantoran tidak membuatnya berpuas diri. Demi melunasi cicilan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp200 juta dengan tenor 5 tahun, ia rela membagi waktu untuk bekerja sampingan.

"Jangan cuma andelin satu gaji. Gue sempat jadi Driver Ojek Online (Ojol), tetap terima job MC, hingga Freelance Konsultan PR & Media. Semua itu dilakukan untuk mengamankan arus kas agar cicilan KUR sebesar Rp3,8 juta per bulan tetap aman tanpa mengganggu kebutuhan pokok," ujar Imam.

Imam memilih memanfaatkan program KUR dari Bank Mandiri karena bunga yang bersifat flat dan cicilan yang terjangkau untuk membangun infrastruktur 12 kamar kosnya. Selain modal, ia menekankan pentingnya riset lokasi. Dengan membidik area dekat kampus, pabrik, dan business park, Imam berhasil mengincar okupansi tinggi dari kalangan mahasiswa hingga pekerja UMKM.

Memasuki tahun 2026, Imam menekankan bahwa kunci menghadapi ekonomi yang fluktuatif adalah kesabaran dan diversifikasi penghasilan (Multi-Stream Income). Dibutuhkan waktu 5 tahun bagi Imam (2016-2020) hingga akhirnya utang tersebut lunas dan aset kos-kosan miliknya menjadi sumber pendapatan pasif sepenuhnya.

"Di tahun 2026 yang penuh ketidakpastian ini, punya aset passive income adalah penyelamat. Persiapkan diri kalian dengan side hustle dan investasi pada aset produktif sejak dini," tambah Imam.


RELATED POST


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER