Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Olahraga > Ditahun Kedua, IWO 2026 Ukir Standar Baru Golf Wanita Asia Pasifik

Ditahun Kedua, IWO 2026 Ukir Standar Baru Golf Wanita Asia Pasifik

Olahraga | 22 jam yang lalu
Editor : Orie Buchori

BAGIKAN :
Ditahun Kedua, IWO 2026 Ukir Standar Baru Golf Wanita Asia Pasifik

KABARINDO, SERPONG — Indonesia Women’s Open (IWO) 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai panggung elite golf wanita Asia Pasifik. Setelah sukses mencuri perhatian pada debut 2025, turnamen ini akan kembali digelar pada 30 Januari hingga 1 Februari 2026 di Damai Indah Golf–BSD Course, Tangerang Selatan, dengan skala yang jauh lebih besar dan kualitas yang semakin matang.

Lonjakan prestisius IWO 2026 tercermin dari total hadiah yang diperebutkan, mencapai US$600.000 atau sekitar Rp10 miliar, meningkat dua kali lipat dibanding edisi perdana. Peningkatan ini menjadikan Indonesia Women’s Open 2026 sebagai turnamen golf profesional wanita dengan hadiah terbesar di Sirkuit Asia Pasifik.

Turnamen ini diselenggarakan oleh Asia Golf Leaders Forum (AGLF) dan di-co-sanctioned oleh Persatuan Golf Indonesia (PGI) serta Korean Ladies Professional Golf Tour (KLPGT). IWO 2026 juga dipercaya sebagai pembuka rangkaian Asia-Pacific Circuit (APAC Circuit) Series Tour 2026, setelah Taiwan Mobile Ladies Open pada Desember 2025.

Ditahun Kedua, IWO 2026 Ukir Standar Baru Golf Wanita Asia Pasifik

APAC Circuit hadir menggantikan Women’s Asia Circuit dan Ladies Asia Golf Tour (LAGT) yang telah berhenti, dengan misi strategis membangun ekosistem dan daya saing golf wanita di kawasan Asia Pasifik.

Chairman Indonesia Women’s Open, C.K. Song, menilai penyelenggaraan tahun kedua ini sebagai langkah penting dalam perjalanan panjang IWO.

“Setelah debut yang berjalan sukses pada 2025, Indonesia Women’s Open 2026 kembali kami hadirkan dengan level yang lebih tinggi. Kami optimistis IWO dapat memberikan dorongan nyata bagi perkembangan golf wanita di Indonesia, sekaligus menjadi ajang kompetisi terbaik bagi pegolf Asia Pasifik. Mimpi saya, dalam lima tahun ke depan, IWO bisa menjadi turnamen golf wanita terbesar di Asia Tenggara,” ujarnya.

Ditahun Kedua, IWO 2026 Ukir Standar Baru Golf Wanita Asia Pasifik

Sebagai pemegang lisensi resmi, PGI menegaskan bahwa Indonesia Women’s Open merupakan satu-satunya national open untuk turnamen profesional wanita di Indonesia. IWO juga menjadi bagian dari kemitraan strategis antara PGI dan AGLF yang dirancang berlangsung selama tiga tahun, dengan edisi 2026 sebagai tahun kedua kolaborasi tersebut.

Ketua Umum PB PGI, Japto Soerjosoemarno, berharap kehadiran turnamen ini mampu mempercepat peningkatan kualitas pegolf wanita nasional.

“Untuk kedua kalinya kami menghadirkan Indonesia Women’s Open di Tanah Air. Turnamen internasional bergengsi ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran dan tolok ukur bagi pegolf wanita Indonesia agar mampu bersaing setara dengan pemain internasional. Pengalaman dari debut 2025 menjadi bekal penting untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat di IWO 2026,” katanya.

Dukungan kuat terhadap peningkatan level turnamen ini juga datang dari Bank Tabungan Negara (BTN) yang tampil sebagai sponsor utama. Head of Wealth Management Division BTN, Frengky Rosadrian Perangin Angin, menegaskan bahwa keterlibatan BTN selaras dengan komitmen perusahaan dalam mendukung olahraga perempuan.

“Indonesia Women’s Open memiliki makna penting bagi BTN. Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi bentuk kontribusi nyata dalam mendorong kemajuan olahraga perempuan, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Kami ingin para atlet perempuan mendapatkan ruang, dukungan, dan panggung yang layak untuk berkembang,” ujar Frengky.

Ia menambahkan bahwa BTN memandang olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang berdampak luas bagi masyarakat.

“Bagi BTN, olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga kualitas hidup, kesehatan, dan mobilitas. Karena itu, mendukung turnamen golf wanita internasional seperti IWO adalah langkah strategis dan bernilai jangka panjang,” jelasnya.

Dari sisi atlet, Kristina Natalia Yoko menjadi salah satu andalan tuan rumah. Setelah berhasil lolos cut pada debut IWO 2025, pegolf profesional Indonesia ini menargetkan pencapaian yang lebih baik di Indonesia Women’s Open 2026 presented by BTN.

“Bagi saya, IWO adalah panggung besar untuk mengukur sejauh mana perkembangan pegolf profesional wanita Indonesia. Ini bukan sekadar pertandingan, tetapi juga tonggak penting dalam perjalanan karier saya. Saya ingin tampil dengan permainan terbaik dan ikut berkontribusi bagi kemajuan ladies pro Indonesia,” tutur Yoko.
Kesempatan juga terbuka bagi pegolf amatir terbaik Tanah Air. Bianca Naomi Laksono menjadi salah satu amatir yang mendapat undangan tampil di turnamen profesional wanita termahal di Indonesia ini.

“Saya sangat senang mendapatkan kesempatan bertanding di Indonesia Women’s Open presented by BTN. Ini peluang berharga untuk mengasah kemampuan dan melihat sejauh mana saya bisa bersaing dengan pegolf-pegolf terbaik dari dalam dan luar negeri. Saya akan mempersiapkan diri sebaik mungkin,” ujar Bianca, atlet timnas SEA Games 2025 peraih medali perunggu beregu.

Dengan skala yang semakin luas, dukungan sponsor utama BTN, serta kolaborasi internasional antara AGLF, PGI, dan KLPGT, Indonesia Women’s Open 2026 presented by BTN diharapkan memainkan peran vital dalam pertumbuhan jangka panjang golf wanita, baik di Indonesia maupun di kawasan Asia Pasifik. Turnamen ini juga didukung oleh Hana Bank, Bank I-Trust Indonesia, KMK Group, Chandra Asri, dan SMBC Indonesia.

Berikut narasi berita yang telah dirapikan, dipertajam alurnya, dan dipoles bahasanya agar lebih elegan, mengalir, dan nyaman dibaca, dengan judul yang lebih simpel dan menggugah:

Indonesia Women’s Open 2026 Ukir Standar Baru Golf Wanita Asia Pasifik

KABARINDO, SERPONG — Indonesia Women’s Open (IWO) 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai panggung elite golf wanita Asia Pasifik. Setelah sukses mencuri perhatian pada debut 2025, turnamen ini akan kembali digelar pada 30 Januari hingga 1 Februari 2026 di Damai Indah Golf–BSD Course, Tangerang Selatan, dengan skala yang jauh lebih besar dan kualitas yang semakin matang.

Lonjakan prestisius IWO 2026 tercermin dari total hadiah yang diperebutkan, mencapai US$600.000 atau sekitar Rp10 miliar, meningkat dua kali lipat dibanding edisi perdana. Peningkatan ini menjadikan Indonesia Women’s Open 2026 sebagai turnamen golf profesional wanita dengan hadiah terbesar di Sirkuit Asia Pasifik.

Turnamen ini diselenggarakan oleh Asia Golf Leaders Forum (AGLF) dan di-co-sanctioned oleh Persatuan Golf Indonesia (PGI) serta Korean Ladies Professional Golf Tour (KLPGT). IWO 2026 juga dipercaya sebagai pembuka rangkaian Asia-Pacific Circuit (APAC Circuit) Series Tour 2026, setelah Taiwan Mobile Ladies Open pada Desember 2025.

APAC Circuit hadir menggantikan Women’s Asia Circuit dan Ladies Asia Golf Tour (LAGT) yang telah berhenti, dengan misi strategis membangun ekosistem dan daya saing golf wanita di kawasan Asia Pasifik.

Chairman Indonesia Women’s Open, C.K. Song, menilai penyelenggaraan tahun kedua ini sebagai langkah penting dalam perjalanan panjang IWO.

“Setelah debut yang berjalan sukses pada 2025, Indonesia Women’s Open 2026 kembali kami hadirkan dengan level yang lebih tinggi. Kami optimistis IWO dapat memberikan dorongan nyata bagi perkembangan golf wanita di Indonesia, sekaligus menjadi ajang kompetisi terbaik bagi pegolf Asia Pasifik. Mimpi saya, dalam lima tahun ke depan, IWO bisa menjadi turnamen golf wanita terbesar di Asia Tenggara,” ujarnya.

Sebagai pemegang lisensi resmi, PGI menegaskan bahwa Indonesia Women’s Open merupakan satu-satunya national open untuk turnamen profesional wanita di Indonesia. IWO juga menjadi bagian dari kemitraan strategis antara PGI dan AGLF yang dirancang berlangsung selama tiga tahun, dengan edisi 2026 sebagai tahun kedua kolaborasi tersebut.

Ketua Umum PB PGI, Japto Soerjosoemarno, berharap kehadiran turnamen ini mampu mempercepat peningkatan kualitas pegolf wanita nasional.

“Untuk kedua kalinya kami menghadirkan Indonesia Women’s Open di Tanah Air. Turnamen internasional bergengsi ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran dan tolok ukur bagi pegolf wanita Indonesia agar mampu bersaing setara dengan pemain internasional. Pengalaman dari debut 2025 menjadi bekal penting untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat di IWO 2026,” katanya.

Dukungan kuat terhadap peningkatan level turnamen ini juga datang dari Bank Tabungan Negara (BTN) yang tampil sebagai sponsor utama. Head of Wealth Management Division BTN, Frengky Rosadrian Perangin Angin, menegaskan bahwa keterlibatan BTN selaras dengan komitmen perusahaan dalam mendukung olahraga perempuan.

“Indonesia Women’s Open memiliki makna penting bagi BTN. Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi bentuk kontribusi nyata dalam mendorong kemajuan olahraga perempuan, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Kami ingin para atlet perempuan mendapatkan ruang, dukungan, dan panggung yang layak untuk berkembang,” ujar Frengky.

Ditahun Kedua, IWO 2026 Ukir Standar Baru Golf Wanita Asia Pasifik

Ia menambahkan bahwa BTN memandang olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang berdampak luas bagi masyarakat.

“Bagi BTN, olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga kualitas hidup, kesehatan, dan mobilitas. Karena itu, mendukung turnamen golf wanita internasional seperti IWO adalah langkah strategis dan bernilai jangka panjang,” jelasnya.

Dari sisi atlet, Kristina Natalia Yoko menjadi salah satu andalan tuan rumah. Setelah berhasil lolos cut pada debut IWO 2025, pegolf profesional Indonesia ini menargetkan pencapaian yang lebih baik di Indonesia Women’s Open 2026 presented by BTN.

“Bagi saya, IWO adalah panggung besar untuk mengukur sejauh mana perkembangan pegolf profesional wanita Indonesia. Ini bukan sekadar pertandingan, tetapi juga tonggak penting dalam perjalanan karier saya. Saya ingin tampil dengan permainan terbaik dan ikut berkontribusi bagi kemajuan ladies pro Indonesia,” tutur Yoko.

Kesempatan juga terbuka bagi pegolf amatir terbaik Tanah Air. Bianca Naomi Laksono menjadi salah satu amatir yang mendapat undangan tampil di turnamen profesional wanita termahal di Indonesia ini.

“Saya sangat senang mendapatkan kesempatan bertanding di Indonesia Women’s Open presented by BTN. Ini peluang berharga untuk mengasah kemampuan dan melihat sejauh mana saya bisa bersaing dengan pegolf-pegolf terbaik dari dalam dan luar negeri. Saya akan mempersiapkan diri sebaik mungkin,” ujar Bianca, atlet timnas SEA Games 2025 peraih medali perunggu beregu.

Dengan skala yang semakin luas, dukungan sponsor utama BTN, serta kolaborasi internasional antara AGLF, PGI, dan KLPGT, Indonesia Women’s Open 2026 presented by BTN diharapkan memainkan peran vital dalam pertumbuhan jangka panjang golf wanita, baik di Indonesia maupun di kawasan Asia Pasifik. Turnamen ini juga didukung oleh Hana Bank, Bank I-Trust Indonesia, KMK Group, Chandra Asri, dan SMBC Indonesia. Foto: Orie.Buchori/Kabarindo.com


RELATED POST


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER