KABARINDO, JAKARTA -.Partai tunggal putri membuka rangkaian final Daihatsu Indonesia Masters 2026. Chen Yu Fei (China) meraih gelar juara setelah menang straight game atas Pitchamon Opatniputh (Thailand), dengan skor 23-21, 21-13.
Sejak awal game pertama, Chen terlihat menguasai tempo permainan, ia terus memimpin perolehan skor 14-9. Opatniputh tak mau menyerah begitu saja, ia mencoba bangkit, kedudukan sempat imbang 20-20.
Akan tetapi, Chen menunjukkan kelasnya, peraih medali emas tunggal putri di Olimpiade Tokyo 2020 ini balik unggul dan mengamankan game pertama. Di game kedua, Chen semakin sulit dihentikan.
“Game pertama memang sangat berat ya, walau saya unggul, namun banyak sekali kesalahan-kesalahan yang saya buat. Untungnya saya bisa mengejar dan memenangkan pertandingan,” kata Chen yang kini duduk di peringkat empat dunia.
Kemenangan ini sekaligus menambah keunggulan Chen dalam catatan rekor pertemuannya dengan Opatniputh menjadi 2-0. Pada pertemuan sebelumnya di Malaysia Open 2026, Chen juga menang dengan skor 10-21, 21-13, 21-16.
Dalam perjalanan ke podium juara di Daihatsu Indonesia Masters 2026, Chen tercatat tidak pernah kehilangan satu game pun.
Melihat perkembangan tunggal putri yang kini mulai banyak diramaikan pemain muda di turnamen level elit, Chen melihat ini adalah hal yang positif.
“Menurut saya ini adalah hal yang sangat bagus, ada pemain senior dan ada pemain muda bisa bersaing dan mendorong perkembangan tunggal putri,” ujar Chen.
Gelar ini merupakan gelar kedua Chen di ajang Daihatsu Indonesia Masters. Sebelumnya, ia juga pernah naik podium juara pada tahun 2022. Chen juga beberapa kali berjaya di Istora dengan meraih gelar level super 1000 di ajang Kapal Api Indonesia Open 2024 dan 2023.
“Di sini (Istora) selalu sangat ramai dan passionate, saya bisa mendengar suara semangat dari para penonton. Saya senang sekali main di Istora,” ucap Chen.





