Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Olahraga > Bertandang ke Jepara, Mauricio Souza: Macan Kemayoran Datang dengan Motivasi Tinggi!

Bertandang ke Jepara, Mauricio Souza: Macan Kemayoran Datang dengan Motivasi Tinggi!

Olahraga | 1 jam yang lalu
Editor : Orie Buchori

BAGIKAN :
Bertandang ke Jepara, Mauricio Souza: Macan Kemayoran Datang dengan Motivasi Tinggi!

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza. Foto: MAK

KABARINDO, JEPARA - Tekanan menuju garis akhir musim mulai terasa, dan Persija Jakarta memilih meresponsnya dengan ambisi tanpa kompromi. Bertandang ke markas Persijap Jepara pada pekan ke-31 Super League 2025/2026,

Macan Kemayoran mengusung satu misi tegas: menyapu bersih sisa pertandingan demi menjaga napas dalam perburuan gelar.

Laga yang akan digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Senin (4/5/2026) pukul 19.00 WIB itu dipandang bukan sekadar pertandingan biasa. Bagi pelatih Mauricio Souza, ini adalah ujian kedewasaan tim dalam mengelola tekanan di fase krusial.

“Persiapan berjalan baik dan sesuai rencana. Tim datang dengan motivasi tinggi. Tapi kami sadar, ini bukan laga yang mudah,” ujar Souza dalam konferensi pers.

Meski secara klasemen lebih diunggulkan, Persija menolak terjebak dalam rasa percaya diri berlebih. Souza menekankan bahwa fokus dan disiplin tetap menjadi kunci, terutama menghadapi Persijap yang dikenal mampu tampil solid di kandang.

“Kami datang dengan target jelas, tiga poin. Itu harga mati jika ingin terus bersaing di papan atas,” tegasnya.

Optimisme Persija bukan tanpa dasar. Kemenangan meyakinkan 4-0 atas Persis Solo pada laga sebelumnya menjadi suntikan moral yang signifikan. Sebaliknya, Persijap baru saja menelan kekalahan tipis dari Dewa United, hasil yang bisa menjadi motivasi tambahan bagi tuan rumah untuk bangkit.

Kapten sekaligus penjaga gawang Persija, Andritany Ardhiyasa, menegaskan bahwa timnya datang dengan determinasi penuh. Ia menyebut, konsistensi di empat laga tersisa akan menjadi penentu arah musim Persija.

“Kami ingin terus menekan posisi teratas. Semua pemain sudah siap, dan kami sepakat untuk menyelesaikan musim ini dengan maksimal,” kata Andritany.

Lebih dari sekadar strategi di lapangan, peran pemain senior juga menjadi sorotan. Andritany menilai pentingnya menjaga semangat kolektif, terutama dengan komposisi tim yang diisi banyak pemain muda.

“Kami harus jadi penggerak, memastikan semua tetap fokus. Targetnya jelas: sapu bersih,” ujarnya.
Di luar aspek teknis, Andritany juga menyinggung isu rasisme yang sempat mencuat di sepak bola nasional. Ia menegaskan bahwa olahraga ini harus tetap menjadi ruang yang bersih dari diskriminasi.

“Tidak ada tempat untuk rasisme di sepak bola. Tapi tentu, semua harus berdasarkan bukti yang jelas,” tambahnya.

Secara historis, Persija memiliki catatan cukup baik atas Persijap, termasuk kemenangan 2-0 pada pertemuan terakhir Januari lalu. Namun, statistik tak selalu menjadi jaminan di lapangan, terlebih ketika tuan rumah memiliki motivasi untuk membalas.

Dengan empat laga tersisa, setiap poin kini bernilai krusial. Bagi Persija, Jepara bukan sekadar persinggahan, melainkan medan pembuktian apakah mereka layak berdiri di podium tertinggi saat musim berakhir.


RELATED POST


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER