Advantech Sosialisasikan Smart Retail; Mampu Dongkrak Kinerja & Penjualan

Advantech Sosialisasikan Smart Retail; Mampu Dongkrak Kinerja & Penjualan

Advantech Sosialisasikan Smart Retail; Mampu Dongkrak Kinerja & Penjualan

Perkenalkan teknologi people accounting dan high map

Surabaya, Kabarindo- Smart retail yang melibatkan teknologi canggih belum familiar bagi industri ritel di Indonesia, padahal ini sangat diperlukan, karena mampu meningkarkan kinerja maupun penjualan.

Perihal smart retail ini dibahas dalam seminar Breakthrough in the Future Smart Retail pada Kamis (26/9/2019) yang diadakan dalam event Taiwan Expo 2019 di Grand City Convex Surabaya selama 26-28 September.

Dalam seminar tersebut dihadirkan empat merek pemenang penghargaan yaitu Advantech, Acer, CyberPower dan LIPS yang memaparkan keahlian mereka dalam menciptakan solusi smart retail. Topik yang dibahas mencakup solusi ritel, solusi jaringan signage, solusi daya dan ritel pintar dengan penginderaan kedalaman 3D. Seminar ini menyoroti langkah-langkah yang dibuat oleh industri elektronik Taiwan dan kemajuannya dalam memberikan solusi cerdas.

Menurut Channel Manager of Advantech Indonesia, Irwantoro Tjoe, smart retail masih belum banyak diketahui para pelaku bisnis ritel di Indonesia, termasuk di Surabaya. Karena itu, Advantech melakukan sosialisasi dengan mengikuti Taiwan Expo 2019.

 

Ia mengatakan penggunaan TI dalam aktivitas industri ritel sangat dibutuhkan guna mempermudah dan memperlancar kinerja serta meningkatkan penjualan. Penggunaan TI ini mencakup perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software).

Irwantoro menjelaskan, Advantech memiliki software yang didalamnya terdapat layanan store analitic berupa people accounting dan high map. Teknologi people accounting untuk mendeteksi jumlah pengunjung yang nantinya bisa dikorelasikan dengan penjualan.

“Ini sangat berguna di ritel modern. Dengan mengetahui jumlah pengunjung, kita bisa menetapkan strategi yang tepat. Misalnya membuat promo atau event untuk meningkatkan penjualan,” ujarnya.

Sedangkan teknologi high map berguna untuk mengetahui tata letak yang bagus dan mampu menarik minat pengunjung. Pebisnis ritel bisa mengubah letak produk yang dipajang atau menempatkan di titik yang bisa menarik perhatian. Hal ini tentu dapat membantu penjualan produk tersebut.

Irwanto berharap, dengan mengusung TI dalam smart retail yang disosialisaikannya, Advantech dapat menembus pasar Surabaya. Ia optimis akan mampu menggaet klien di Surabaya yang merupakan kota terbesar kedua setelah Jakarta dan menjadi pintu gerbang di Indonesia timur.

“Surabaya merupakan ibu kota Jawa Timur yang sangat potensial. Di sini ada banyak sekali industri ritel yang bisa dijaring untuk menjadi klien,” ujarnya.

Penulis: Natalia Trijaji