5 Tren Liburan Pasca Vaksinasi, Mulai dari Road Trip hingga Staycation di Alam

5 Tren Liburan Pasca Vaksinasi, Mulai dari Road Trip hingga Staycation di Alam

Kabarindo.com : Wah, siapa sih, yang tidak semangat bisa kembali liburan setelah penat selama hampir dua tahun berdiam diri di rumah? Ya, saat ini pemerintah telah melonggarkan peraturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan melakukan uji coba pembukaan kembali destinasi wisata di Pulau Jawa dan Bali. Pelonggaran ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk kembali menghidupkan geliat pariwisata di Indonesia, setelah program pemerataan vaksinasi yang tengah digulirkan hingga saat ini. Dalam penerapannya, pemerintah tentunya tetap memberikan beberapa syarat seperti penerapan protokol Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) di berbagai akomodasi penginapan dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

 

Bagi para traveler, pasti sudah sangat tidak sabar untuk bisa kembali melakukan aktivitas wisata terutama ke berbagai daerah yang diidamkan. Dalam kesempatan kali ini, kami ingin memberikan informasi mengenai gaya liburan yang sedang tren saat ini yang mungkin dapat dijadikan referensi sebelum memulai liburan.

  1. Perjalanan liburan dengan mobil pribadi

Meskipun telah mendapatkan vaksinasi, banyak dari traveler yang saat ini memilih untuk melakukan perjalanan liburannya menggunakan mobil pribadi atau yang disebut road trip. Selain agar tetap aman, perjalanan liburan yang panjang bersama teman, keluarga, serta orang terkasih juga dapat memupuk kekompakan supaya liburan bisa menjadi lebih berkesan dan menyenangkan.

 

  1. Jelajah wisata domestic

Jika sebelum adanya pandemi kita bebas berlibur ke berbagai destinasi wisata baik domestik maupun luar negeri. Dengan adanya pembatasan aktivitas bepergian dari dalam maupun ke luar negeri, saat ini wisata domestik semakin diminati. Para traveler mulai mengeksplorasi berbagai sudut destinasi wisata domestik sebagai tujuan liburannya. Hal ini tentunya turut dapat membantu memulihkan pariwisata Indonesia pasca pandemi.

 

  1. Wisata alam untuk relaksasi

Traveler kini lebih banyak memilih wisata alam, selain untuk merelaksasi badan dan pikiran usai berkutat dengan pekerjaan, ruangan terbuka juga dinilai dapat meminimalisir penyebaran Covid-19. Hal ini menjadi landasan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memprediksi kegiatan wisata alam akan semakin berkembang pasca pandemi. Selain itu, kini masyarakat juga semakin memperhatikan kebugaran untuk menjaga kesehatan. Tidak heran jika kegiatan adventure dan wellness tourism menjadi idola akhir-akhir ini.

 

  1. Eksplorasi wisata kuliner lokal via online

Bagi food traveler, sebutan untuk orang yang suka berwisata makanan, tentunya tidak pas jika berlibur ke suatu daerah tanpa mencicipi makanan khas atau yang sedang tren di daerah tersebut. Jika sebelumnya food traveler bisa bebas berkunjung dari satu kedai ke kedai lainnya, untuk tetap menjaga kesehatan dan keamanan, kini kegiatan tersebut dapat dilakukan melalui pemesanan online. Food traveler bisa memesan berbagai menu makanan favorit untuk diantar ke penginapan. Selain lebih menghemat waktu, food traveler juga bisa mencicipi lebih banyak menu sambil bersantai menikmati fasilitas di penginapan.

 

  1. Staycation, tetap jadi idola

Tren staycation di Indonesia semakin populer sejak pandemi. Staycation dinilai dapat melepas penat di tengah pandemi dan minim resiko penyebaran covid-19. Fasilitas penginapan yang menarik dan penerapan protokol kesehatan yang ketat membuat lebih banyak traveler yang memilih untuk melakukan staycation di penginapan favorit.

 

Bobobox sebagai the next generation of lifestyle company, selalu berkomitmen untuk membantu setiap orang menjalani hari-harinya yang berkesan dengan sebuah pengalaman tidur yang baik. Bobobox menunjukkan komitmen kuat untuk mendukung program pemerintah, tidak hanya dengan memberikan kenyamanan kepada pelanggan, tetapi juga memastikan keamanan dan kebersihan melalui sertifikasi CHSE.

 

“Sebagai the next generation of lifestyle company, kami terus berinovasi untuk memberikan tempat menginap yang aman dan nyaman selama berlibur. Komitmen tersebut terbukti dengan adanya sertifikasi CHSE di berbagai properti kami, yaitu Boboliving, Bobovan, Bobobox Capsule, juga termasuk di properti terbaru kami, Bobocabin,” ujar CEO & Co-Founder Bobobox, Indra Gunawan.

 

Bobocabin merupakan properti terbaru dari Bobobox yang telah menjadi solusi untuk akomodasi wisata dengan harga terjangkau, yang memberikan pengalaman baru untuk berlibur dan lebih dekat dengan alam, dengan fasilitas yang nyaman dan compact. Ditujukan untuk pelajar, profesional, pebisnis/wirausahawan, dan kelas menengah ke atas, Bobobox bertujuan untuk memberikan pilihan terdapat traveler dalam menikmati liburan.

 

Bobocabin tersedia dalam dua tipe, yaitu kabin Standard dengan harga mulai dari Rp750.000 dan kabin Deluxe seharga Rp1.200.000 yang dilengkapi dengan berbagai pilihan layanan tambahan mulai dari api unggun, bbq dan steamboat, serta fasilitas lainnya yang akan melengkapi pengalaman berwisata para wisatawan.

 

Untuk saat ini Bobocabin telah beroperasi di Ranca Upas, Cikole, dan Danau Toba serta telah bekerja sama dengan Perhutani dan Kemenparekraf untuk pengembangan potensi lokasi Bobocabin ke depan.

“Dengan adanya Bobocabin, diharapkan dapat menjadi solusi bagi traveler yang ingin berlibur untuk relaksasi sejenak dan lebih dekat dengan alam,” tutup Indra.

 

Bagi traveler yang ingin mencoba menginap di Bobocabin, jangan lupa untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan, ya!