XL Axiata; Salurkan Donasi Kuota kepada 196 Madrasah Aliyah di Jatim

XL Axiata; Salurkan Donasi Kuota kepada 196 Madrasah Aliyah di Jatim

XL Axiata; Salurkan Donasi Kuota kepada 196 Madrasah Aliyah di Jatim

Dukung program Madrasah 4.0, siap salurkan donasi kuota data kepada 579 Madrasah Aliyah di berbagai daerah hingga akhir 2019

Sidoarjo, Kabarindo- PT XL Axiata Tbk. berkomitmen untuk terus mendukung program Digitalisasi Madrasah yang diinisiasi oleh Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag).

Sejak diluncurkan kerja sama kedua pihak pada Juli 2019 lalu, XL Axiata terus memperluas penyaluran donasi kuota data ke ratusan Madrasah Aliyah (MA) di berbagai daerah. Di Jawa Timur, donasi disalurkan kepada 196 Madrasah Aliyah yang berada di 38 kota/kabupaten.

Group Head East Region XL Axiata, Bambang Parikesit, menyatakan internet cepat telah menjadi kebutuhan dasar di setiap lembaga pendidikan di Indonesia, termasuk di Madrasah Aliyah yang pengelolaanya di bawah Kementerian Agama dengan kurikulum yang lebih menekankan pada pendidikan berbasis agama Islam.

“Kami mengapresiasi pihak Kemenag yang memiliki visi maju dalam membawa Madrasah memasuki era serba digital melalui program Madrasah 4.0. Karena ini, kami antusias untuk mendukung program tersebut melalui Gerakan Donasi Kuota yang mempermudah Madrasah-madrasah mendapatkan akses ke layanan data berkecepatan tinggi,” ujarnya pada Selasa (3/12/2019).

Bambang menambahkan, secara bertahap XL Axiata akan menyalurkan donasi kuota data kepada 579 Madrasah Aliyah di berbagai daerah hingga akhir 2019. Pemilihan Madrasah penerima donasi dilakukan oleh Kemenag dengan disesuaikan pada jangkauan jaringan layanan data milik XL Axiata. Karena itu, perluasan penyaluran donasi GDK selalu disesuaikan dengan perluasan jaringan data 3G dan 4G yang semakin menjangkau area-area pelosok, termasuk area yang berkategori terpencil dan terluar.

Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Jatim, Amin Mahfud, mengatakan sudah ada sekitar 650 Madrasah negeri dan swasta yang menerapkan digitalisasi. Pihaknya menargetkan jumlah ini akan mencapai 1.300 Madrasah negeri dan swasta yang akan menerapkan digitalisasi hingga akhir 2019. Dari cakupan daerah atau lokasi Madrasah yang sudah melaksanakan program Madrasah 4.0, saat ini sudah menjangkau Madrasah di 27 kota/kabupaten. Sebagian besar mendapatkan dukungan akses data melalui GDK.

Amin menambahkan, saat ini pemerintah dalam hal ini Kanwil Kementerian Agama Jatim, khususnya di Bidang Pendidikan Madrasah melalui Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, menggagas program Gerakan Ayo Membangun Madrasah (GERAMM) untuk menyempurnakan wajah Madrasah tidak hanya dari sisi kurikulum pendidikan dan kelembagaan, namun yang terpenting peningkatan kompetensi SDM Madrasah sehingga mampu dan siap serta peka terhadap perkembangan teknologi digital.

Setelah di Jawa Timur, pendistribusian Gerakan Donasi Kuota akan berlangsung di ratusan Madrasah Aliyah lainnya yang tersebar di beberapa provinsi yaitu 222 Madrasah Aliyah di Nusa Tenggara Barat, 24 Madrasah Aliyah di Banten, 11 Madrasah Aliyah di Lampung, 5 Madrasah Aliyah di Riau dan 8 Madrasah Aliyah di Sumatera Utara. Sebelumnya sudah dibagikan kepada 42 Madrasah Aliyah di Jawa Tengah dan 70 Madarasah Aliyah di Jawa Barat. Proses pendistribusian ini akan berlangsung hingga akhir 2019.

Paket donasi Gerakan Donasi Kuota berupa fasilitas akses internet cepat lengkap dengan perangkat router dan kuota sebesar 20GB per bulan selama satu tahun kepada setiap Madrasah Aliyah. Mekanisme penyaluran donasi kuota akan dilakukan dengan menyertakan perangkat router XL Home sehingga bisa dibagikan secara simultan ke 32 perangkat smartphone atau laptop yang digunakan para siswa dan pengajar.

Mekanisme ini sekaligus untuk memastikan donasi bisa dimanfaatkan secara efektif dan kolektif, juga penerapan sistem pengawasan yang tertuang dalam perjanjian antara XL Axiata dengan setiap Madrasah penerima donasi.

Penulis: Natalia Trijaji