Tumbuh Bahagia; Kunci Sukses Anak di Masa Depan

Tumbuh Bahagia; Kunci Sukses Anak di Masa Depan

Tumbuh Bahagia; Kunci Sukses Anak di Masa Depan

Anak yang bahagia akan memiliki ketahanan terhadap stres dan tantangan hidup di masa depan

Surabaya, Kabarindo- Semua orang tua tentu ingin anak mereka tumbuh bahagia, karena kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan orang tua.

Tumbuh bahagia menjadi kunci bagi kesuksan anak di masa depan. Untuk itu dibutuhkan keterlibatan orang tua dalam tumbuh kembang anak.

Hal ini dipaparkan psikolog Elizabeth Santosa, M.Psi, Psi, SFP, ACC, dalam workshop bertema Grow Happy Parenting pada Rabu (7/11/2018). Acara ini diadakan Nestle LACTOGROW untuk berbagi tips mengenai gaya pola asuh ‘Grow Happy’ kepada para orang tua yang memiliki beragam tantangan saat ini.

Brand Manager Nestlé LACTOGROW, Gusti Kattani Maulani, mengatakan agar anak tumbuh bahagia, dibutuhkan keselerasan antara nutrisi, stimulasi dan keterlibatan orang tua dalam membangun dan memupuk kondisi grow happy.

“Dengan peran orang tua yang semakin menantang saat ini, kami ingin membantu orang tua dengan menggelar workshop ini untuk berbagi informasi dan kiat mengenai pola asuh anak serta tips memberikan nutrisi seimbang dan lengkap agar anak tumbuh bahagia,” ujarnya.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pemaparan Studi Child Happiness pada Juli lalu di Jakarta yang menyebutkan bahwa anak merasa bahagia saat bermain bersama orang tua, adik atau kakaknya. Namun nyatanya lebih dari 50% orang tua merasa belum cukup terlibat dalam kegiatan bersama si kecil.

Elizabeth mengatakan, pada umumnya para orang tua sudah mengerti pentingnya mendukung anak tumbuh bahagia, seperti menghabiskan waktu yang berkualitas bersama buah hati. Namun yang menjadi tantangan adalah bagaimana mewujudkan kondisi tumbuh bahagia.

“Banyak orang tua yang belum bisa memaksimalkan keterlibatan mereka bersama anak, meskipun telah menyisihkan waktu. Orang tua jangan hanya terfokus pada jenis aktivitas, namun memaksimalkan waktu kebersamaan,” ujarnya.

Menurut Elizabeth, tekanan hidup modern seperti tingkat stres yang tinggi atau interaksi yang intens dengan handphone, membuat keterlibatan emosional menjadi tantangan bagi orang tua. Hal ini berdampak pada kebahagiaan orang tua itu sendiri.

“Bagaimana bisa mendukung kebahagiaan anak jika orang tuanya sendiri tidak mengetahui bagaimana membahagiakan diri sendiri?” ujarnya.

Elizabeth menekankan, orang tua yang bahagia akan menghasilkan anak yang memiliki ketahanan terhadap stres dan tantangan hidup di masa depan. Anak-anak demikian terbentuk melalui pola asuh orang tua yang bahagia. Mereka dapat mengajarkan kepada anak arti kebahagiaan yang sesungguhnya.

Selain kebersamaan dan keterlibatan orang tua dalam aktivitas anak, kecukupan gizi juga merupakan faktor penting dalam menunjang tumbuh kembang anak. Hasil pemaparan Studi Child Happiness mengungkapkan bahwa anak Indonesia berpotensi kekurangan asupan nutrisi yang seimbang, yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang dan kebahagiaan mereka.

Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A (K) mengatakan sangat penting bagi orang tua untuk mengerti nutrisi seimbang termasuk susu dengan kandungan gizi untuk melengkapi asupan nutrisi bagi buah hati mereka.

“Anak yang mengonsumsi makanan bergizi lengkap dan seimbang akan memiliki saluran pencernaan yang sehat dan dapat menyerap nutrisi dengan baik, sehingga anak akan memiliki selera makan dan pola tidur yang baik agar tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujarnya.

Menurut Dr. Ariani, untuk membentuk saluran cerna yang sehat, perlu menjaga keseimbangan mikrobiota usus, diantaranya dengan mengonsumsi makanan bemutrisi lengkap dan bervariasi, mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan serta menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan berolahraga secara teratur.

Untuk mendukung tumbuh kembang anak, Nestle LACTOGROW memperkenalkan tampilan barunya yang telah diperkaya dengan DHA, kalsium, minyak ikan dan lactobacillus reuteri yang bermanfaat untuk tumbuh kembang si kecil.

“Melalui kampanye Grow Happy, kami ingin membantu orang tua untuk menerapkan kemampuan dalam membangun kebahagiaan diri mereka sendiri agar bisa memberikan kebahagiaan kepada anak-anak serta menyediakan nutrisi yang optimal bagi mereka agar tumbuh bahagia,” ujar Lani, sapaan Gusti Kattani Maulani.

Hal ini merupakan upaya Nestle LACTOGROW dalam membantu para orang tua melalui upaya edukasi untuk menemukan bagaimana formulasi tumbuh bahagia melalui keselarasan nutrisi, stimulasi dan keterlibatan orang tua yang sesuai dengan kondisi mereka masing-masing.

“Kunci anak untuk tumbuh bahagia dimulai dari pilihan orang tua yang akan mempengaruhi tumbuh kembang anak-anak mereka di masa depan,” ujar Lani.

Elizabeth menambahkan, kebahagiaan orang tua akan menular kepada anak-anak mereka. Dan anak-anak yang bahagia berpotensi untuk sukses di masa depan.

Penulis: Natalia Trijaji