Surabaya Heritage Track; Ajak Masyarakat Ikuti Tur Tematik Berniaga ke Surabaya

Surabaya Heritage Track; Ajak Masyarakat Ikuti Tur Tematik Berniaga ke Surabaya

Surabaya Heritage Track; Ajak Masyarakat Ikuti Tur Tematik Berniaga ke Surabaya

Kunjungi Menara Pantau dan Pasar Pabean

Surabaya, Kabarindo- Surabaya Heritage Track (SHT) mengajak masyarakat untuk mengikuti program tur tematik Berniaga ke Surabaya yang diadakan hingga 24 Maret 2019, pada Jumat-Minggu pukul 10.00-11.30 WIB.

Dalam tur ini, para peserta tur bisa mengetahui kehidupan perniagaan pada era kejayaan Pelabuhan Kalimas dengan menggunakan bis bermodel kereta trem. Mereka diajak mengunjungi tempat bersejarah Menara Pantau yang menjadi tempat untuk mengawasi aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Kalimas dan Pasar Pabean tempat semua komoditi dikumpulkan dan diperdagangkan.

Sebagai kota pelabuhan yang terkemuka selain Batavia dan Semarang, Surabaya berdiri dan berkembang karena aktivitas perniagaan di area pelabuhan yang semarak. Letak strategis membuat Pelabuhan Kalimas menjadi primadona dan jalur perdagangan utama Hindia Belanda. Perahu kecil dan sampan berlalu-lalang mengangkut berbagai komoditas untuk diperdagangkan.

Pasar Pabean di timur sungai menjadi salah satu hasil kesibukan Pelabuhan Kalimas. Beraneka komoditas yang dibawa kapal-kapal dagang diperjual-belikan di sana. Pemerintah kolonial pun membentuk Pasar Bedrifj (Dinas Pasar) untuk mengatur tata kelola pasar secara spesifik. Pungutan bea dan cukai diberlakukan terhadap komoditas yang bernilai tinggi, di antaranya alkohol sulingan, minyak bumi, bir, tembakau, rempah dan gula. Maka De Dienst der Invoer en Uitvoerrechten en Accijnzen (Dinas Bea Impor dan Bea Ekspor serta Cukai) didirikan di sisi barat Kalimas.

Tempat yang disinggahi:

Menara Pantau Kalimas

Sungai Kalimas dilengkapi fasilitas untuk menunjang perniagaan kota Surabaya, seperti gudang-gudang yang menjadi tempat penyimpanan barang komoditi dan tangga batu untuk mempermudah proses bongkar muat. Juga dibangun menara pantau untuk mengawasi aktivitas bongkar muat dari sungai menuju gudang. Menara ini diperkirakan berdiri pada 1900-an dan menjadi saksi hiruk pikuk aktivitas pelayaran Pelabuhan Kalimas.

Pasar Pabean

Berlokasi di antara kawasan Pecinan dan Arab, Pasar Pabean menjadi pusat aktivitas perniagaan sejak 1849. Ramainya aktivitas perdagangan di Pelabuhan Kalimas menjadikan Pasar Pabean tempat bertemunya berbagai komoditi dan etnis masyarakat. Pasar Pabean masih jadi salah satu pasar tersibuk yang mendorong roda perekonomian Surabaya. Pasar ini memiliki komoditas yang lengkap mulai dari berbagai rempah, daging, ikan segar dan ubi.

Penulis: Natalia Trijaji