Sogo & Batik Draisal; Berkolaborasi dalam Harmony Batik Cirebonan

Sogo & Batik Draisal; Berkolaborasi dalam Harmony Batik Cirebonan

Sogo & Batik Draisal; Berkolaborasi dalam Harmony Batik Cirebonan

Gelar fashion show tampilkan koleksi batik bermotif ayam jago, wayang dan mega mendung

Surabaya, Kabarindo- Batik selalu indah untuk dipandang dan cantik untuk dikenakan.

Keindahan batik ini dihadirkan dalam fashion show yang digelar Sogo Department Store di Tunjungan Plaza Surabaya dengan menampilkan koleksi Batik Draisal Couture & Boutique bertajuk Harmony Batik Cirebonan untuk merayakan Hari Batik Nasional.

Arnolda Ratnawati Sidarta, Marketing Direktur PT Panen Lestari lnternusa, mengatakan Sogo mengajak masyarakat untuk semakin mencintai produk batik dengan menawarkan beragam promo menarik.

Sogo ingin menunjukkan bahwa batik tidak hanya cocok untuk acara-acara resmi, namun juga untuk ke kantor, jalan-jalan dan kegiatan lainnya. Juga bisa dikenakan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Ini karena pola dan desain batik telah dibuat modern sehingga bisa dikenakan untuk berbagai kesempatan.

“Batik saat ini memiliki desain-desain unik yang stylish. Kami berharap acara ini dapat mempengaruhi para pengunjung, terutama konsumen berusia muda, untuk lebih sering memakai batik,” ujarnya.

Dalam fashion show tersebut, Batik Draisal mengangkat Batik Cirebonan yang tergolong tua dan populer di Indonesia. Batik Cirebonan umumnya memiliki warna cerah dan memikat. Batik Draisal menghadirkan koleksi yang tidak hanya mengandalkan cantiknya motif Batik Cirebonan, namun juga memadukan secara chic dengan desain yang modern dan gaya, sehingga dapat dikenakan dalam berbagai kesempatan.

Para model memperagakan koleksi busana batik untuk pria maupun wanita dalam warna-warna cerah maupun klasik seperti hitam, putih dan coklat. Koleksi ini memiliki beberapa motif di antaranya wayang, mega mendung dan motif ayam jago pada kemeja pria.

Rika Mujiyono, owner Batik Draisal Couture & Boutique, menjelaskan motif ayam jago melambangkan spirit, kegagahan, keberanian dan pantang menyerah dalam menghadapi keadaan sesulit apapun.

Selain batik tulis, Batik Draisal juga menawarkan batik cap dan printing dari bahan sutra, katun, dobi dan viscose. Bahan yang beragam ini, menurut Rika, karena ia ingin menghadirkan batik dengan harga terjangkau untuk semua kalangan.

“Kalau batik tulis, harganya tentu mahal. Jadi kami juga punya koleksi dari batik cap dan printing dengan bahan berkualitas yang bagus,” ujar Rika.

Tentang model busana, Batik Draisal juga menampilkan gaya ikat-ikat yang digemari anak-anak milenial. Ia mengatakan, hal ini untuk mengikuti selera anak muda yang kekinian.

“Batik Cirebonan ini cocok dipakai untuk usia muda hingga 50-60an tahun,” ujar Rika.

Memiliki busana batik, perlu memperhatikan perawatannya. Rika menyarankan untuk tidak menggunakan mesin cuci dan deterjen, karena akan merusak kainnya dan memudarkan warnanya. Tetapi memakai lerak atau sampo yang lembut.

“Cukup dicuci biasa dengan tangan, lalu diangin-anginkan. Jangan dijemur kena sinar matahari langsung. Kalau menyetrika, jangan terlalu panas,” ujarnya.

Penulis: Natalia Trijaji