Skinda Dermato Aesthetic Clinic; Tawarkan Perawatan Wajah untuk Tampilan ala Korea

Skinda Dermato Aesthetic Clinic; Tawarkan Perawatan Wajah untuk Tampilan ala Korea

Skinda Dermato Aesthetic Clinic; Tawarkan Perawatan Wajah untuk Tampilan ala Korea

Tonjolkan Three Magic Steps Korean Beauty Treatment dan K Look From U to V

Surabaya, Kabarindo- Tren Korea tampaknya masih digandrungi masyarakat Indonesia dan sudah merambah dunia kecantikan. Terbukti banyak wanita yang ingin memiliki kecantikan bak artis Korea yang mempunyai kulit halus, mulus dan wajah berbentuk V.

Hal ini mendorong Skinda Dermato Aesthetic Clinic hadir di Surabaya untuk memberikan perawatan wajah dengan tampilan ala Korea. dr. Leni Kumalasari mengatakan, Skinda merupakan klinik kecantikan yang disupervisi langsung oleh Ph.D Dermatologist dari Korea Selatan dan termasuk dalam KDRI (Korean Dermatology Research Institute).

“Peralatan dan produk yang ditawarkan telah diuji secara klinis. Bahan untuk peeling, filler dan semua cream program merupakan racikan dari Skinda,” ujarnya di acara Skinda Beauties Gathering pada Sabtu (24/8/2019) yang mengusung tema The innovation of Korean Beauty Waves.

Skinda menawarkan Three Magic Steps Korean Beauty Treatment dan K Look From U to V. dr. Wenny Octavia menjelaskan, Three Magic Steps Korean Beauty Treatment terdiri dari tiga terapi yang mewakili bentuk-bentuk kecantikan ala Korea.

Pertama, tindakan peeling yang mewakili tampilan forever flawless. Fungsinya mencerahkan kulit, mengatasi jerawat komedonal dan jerawat meradang, mengecilkan pori-pori serta membantu mengatasi bekas luka atau jaringan parut untuk peremajaan kulit. Peeling dilakukan dengan mengoleskan bahan racikan dari dokter pada wajah pasien.

Langkah berikutnya adalah terapi dengan rnenggunakan Mikroneedling Radio Fraksional atau Mikroneedling RF yang mewakili tampilan rejuvenation. Mikroneedling RF merupakan sistem untuk merangsang dan rnerombak kolagen serta mengatasi tanda-tanda umum masalah kulit. Mikroneedling RF ideal digunakan pada pasien yang ingin merevitalisasi dan menyegarkan penampilan kulit mereka serta dapat dilakukan pada semua jenis kulit.

“Penyesuaian jarum mikro RF dapat menghantarkan energi pada berbagai kedalarnan, sehingga perawatan dapat disesuaikan untuk mengatasi kekhawatiran masing-masing pasien seperti garis-garis halus, kerutan, bekas jerawat dan bopeng,” ujar dr. Wenny.

Langkah terakhir adalah whitening hydrolifting injection, merupakan kombinasi PDRN salmon DNA dan bahan-bahan aman lainnya dari Korea yang dicampurkan hingga berupa carnpuran sejenis cocktail untuk membuat wajah terlihat lifting, glowing dan whitening.

dr. Wenny mengatakan, Three Magic Steps Korean Beauty Treatment bisa dilakukan oleh laki-laki maupun perempuan. Hasilnya bisa langsung terlihat. Untuk maintenance, treatment ini perlu diulang tiga bulan sekali atau lebih cepat bergantung pada usia pasien.

Treatment lainnya adalah K Look From U to V yaitu rangkaian perawatan yang terdiri dari botox, filler dan face thread lift untuk membentuk struktur wajah dari yang semula berbentuk U menjadi V.

Botulinum toxin atau disebut botox merupakan zat protein bakteri clostridium botulinum yang termasuk golongan obat perileks otot atau muscle relaxan. Botox dipilih karena tidak menimbulkan rasa sakit dan perubahan bentuk wajah yang lebih cepat terlihat.

Pembentukan struktur wajah non-surgery tersebut memerlukan pula filler dan face thread lift. Filler merupakan suplemen yang terbuat dari bahan kolagen untuk membuat wajah terlihat awet rnuda. Filler juga bermanfaat sebagai koreksi kontur wajah dengan disuntikkan pada area wajah yang kosong atau datar agar lebih bervolume.

Terakhir, dilakukan tanam benang pada kulit atau thread lift agar bentuk wajah lebih kencang dan menonjol sesuai keinginan pasien. Benang ini mengandung protein PDO (polydioxanone) yang berfungsi merangsang produksi kolagen untuk mengencangkan dan meningkatkan elastisitas kulit serta memperbaiki sirkulasi pada pembuluh darah.

“Prosedur botox, filler dan thread lift hanya membutuhkan waktu singkat dan sedikit rasa sakit serta waktu pemulihan yang singkat,” ujar dr. Wenny.

Penulis: Natalia Trijaji