RCTI Gelar Audisi Indonesian Idol X; di 20 Kota Besar

RCTI Gelar Audisi Indonesian Idol X; di 20 Kota Besar

RCTI Gelar Audisi Indonesian Idol X; di 20 Kota Besar

Cari talenta-talenta muda usia 17-27 tahun

Surabaya, Kabarindo- RCTI menggelar audisi Indonesian Idol X (Season 10) yang kali ini diadakan di 20 kota besar, lebih banyak dibandingkan sebelumnya.

Audisi digelar untuk mencari talenta-talenta baru yang akan mengisi layar kaca RCTI. Sejak 2003, RCTI berkomitmen untuk mencari penyanyi muda usia lewat Indonesian Idol yang sudah banyak melahirkan bintang baru di blantika musik Indonesia.

Syarat mengikuti Big Audition yaitu laki-laki atau perempuan berusia 17-27 tahun, memiliki kemampuan bernyanyi, belum pernah rekaman album komersial, WNI atau keturunan Indonesia atau telah tinggal di Indonesia selama 5 tahun berturut-turut dan bersedia mengikuti proses audisi hingga selesai.

Big Audition telah digelar di Yogyakarta (26-27 Juni 2019) dan Medan (6-7 Juli 2019), disusul di Surabaya yang berlangsung di BK3S Convention Center pada Sabtu dan Minggu, 20-21 Juli 2019. Selanjutnya akan berlangsung di Bandung(24-25 Juli 2019) dan Jakarta (27-29 Juli 2019).

Special City Audition akan dilaksanakan di 15 kota, yaitu di Pekanbaru, Padang, Palembang, Sukabumi, Cirebon, Purwokerto, Semarang, Malang, Bali, Banjarmasin, Manado, Makassar, Ambon, Kupang dan Flores. Ini merupakan audisi khusus di mana para pendaftar dapat mengirimkan CD rekaman menyanyi mereka kepada radio-radio lokal yang menjadi rekanan Indonesian Idol untuk selanjutnya diseleksi oleh tim Indonesian Idol.

Arif Prasetio, Media Relations RCTI, menyebutkan audisi tersebut mendapat respon yang besar dari masyarakat. Audisi di Yogyakarta dan di Medan masing-masing diikuti oleh lebih dari 1.000 peserta. Ia optimis, audisi di Surabaya juga akan diikuti oleh jumlah sekian, mengingat pendaftaran dibuka hingga Minggu sore.

Arif menambahkan, komposisi peserta audisi seimbang antara laki-laki dan perempuan. Selain dari Surabaya, para peserta berasal dari kota-kota lain di Jawa Timur, bahkan dari Bali, Lombok, Kalimantan dan Papua. Hal ini menunjukkan Indonesian Idol diminati masyarakat luas.

Syilvia Pradhika, Executive Producer RCTI, mengatakan para peserta audisi di Surabaya memiliki potensi yang besar dan meningkat dari tahun ke tahun. Antusiasme mereka tinggi dan memiliki kualitas yang lebih bagus dari tahun sebelumnya.

“Ini menunjukkan mereka telah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk mengikuti audisi. Potensi para peserta di Surabaya cukup besar. Penampilan mereka saat audisi cukup memuaskan,” ujarnya.

Syilvia menambahkan, tak ada batasan bagi para peserta audisi dalam membawakan lagu. Boleh dari beragam genre musik, mulai dari pop, rock, dangdut sampai campursari, bahkan Mandari. Yang diutamakan adalah vokal yang bagus. Jika memiliki kemampuan lain, misalnya bisa memainkan alat musik, akan menjadi nilai tambah.

“Para peserta diharapkan membawakan lagu kekinian dan terbaik menurut mereka untuk menunjukkan kemampuan mereka,” ujarnya.

Penampilan para peserta audisi di Surabaya dinilai oleh juri yang beranggota musisi lokal dan tim produksi RCTI. Tak ada kuota untuk jumlah peserta yang lolos audisi dari setiap kota. Data para peserta yang lolos dari seluruh kota akan dibawa ke Jakarta dan akan ditentukan siapa saja yang akan dipanggil untuk mengikuti tahapan selanjutnya.

Perwakilan Idol yang hadir pada audisi di Surabaya adalah Abdul, Juara II Indonesian Idol IX asal Bali. Ia memberikan motivasi dan tips serta membeberkan rahasia keberhasilannya melewati tahap demi tahap audisi kepada para peserta.

“Paling tidak, sediakan 2-5 lagu dengan tempo atau bahasa berbeda yang bisa dibawakan secara total. Karena terkadang, salah satu juri audisi akan meminta kalian untuk menyanyikan lagu yang lain. Yang terpenting, sesuaikan lagu dengan karakter suara sendiri,” ujarnya.

Penulis: Natalia Trijaji