Program Sentuhan Cinta Johnson’s; Didukung Lebih dari 145.000 Ibu di Indonesia

Program Sentuhan Cinta Johnson’s; Didukung  Lebih dari 145.000 Ibu di Indonesia

Program Sentuhan Cinta Johnson’s; Didukung Lebih dari 145.000 Ibu di Indonesia

Untuk tingkatkan kualitas kesehatan & kesejahteraan bayi Indonesia

Surabaya, Kabarindo- Program kampanye “Sentuhan Cinta” dari Johnson’s yang berlangsung selama 1 April-31 Mei 2019 mendapat dukungan dari para ibu di Indonesia yang berpartisipasi dalam mendukung pentingnya sentuhan cinta orang tua pada periode emas melalui ritual pijat agar bayi tumbuh secara optimal.

Melalui program ini, Johnson’s telah menyelenggarakan edukasi pelatihan pijat bayi di 15 kota serta bekerja sama dengan Habitat for Humanity Indonesia, Alfamart dan Shopee untuk membangun posyandu di Dusun Randusongo, Desa Kesambenkulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengungkapkan, berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI), angka kematian bayi di Indonesia menurun dari 32 per 1.000 kelahiran hidup pada 2012 menjadi 15 per 1.000 kelahiran hidup pada 2017. Meski demikian, masih diperlukan dukungan dari semua pihak terhadap upaya pemerintah dalam menurunkan angka kematian bayi dan meningkatkan kualitas kesehatan bayi di Indonesia, sehingga mereka dapat tumbuh secara optimal.

Lakish Hatalkar, Presiden Direktur PT Johnson & Johnson Indonesia, mengatakan sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengurangi angka kematian bayi dan mendukung Sustainable Development Goals (SDG), program Sentuhan Cinta memberikan bimbingan dan mengadvokasi orang tua dengan pengetahuan mengenai ritual pijat selama periode emas bayi.

“Program tersebut mendapat dukungan lebih dari 145.000 orangtua, khususnya para ibu, di seluruh Indonesia. Semua hasil donasi telah diserahkan kepada Habitat for Humanity Indonesia untuk membangun Pos Pelayanan Terpadu (POSYANDU) di Dusun Randusongo, Desa Kesambenkulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, sehingga orang tua di wilayah tersebut memiliki akses terhadap fasilitas kesehatan dan memantau kesehatan bayi mereka dengan mudah,” ujarnya.

Posyandu tersebut memiliki ruang tunggu, ruang periksa dan ruang menyusui. Untuk meningkatkan pengetahuan orangtua tentang kesehatan bayi, juga diadakan pelatihan edukasi secara rutin untuk orang tua termasuk pelatihan pijat bayi. Diharapkan upaya ini dapat membantu orang tua dalam memantau bayi mereka, sehingga dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Susanto Samsudin, Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, mengapresiasi dukungan para orang tua terhadap program Sentuhan Cinta. Ia mengatakan, pihaknya memiliki tujuan yang sama untuk meningkatkan kehidupan yang lebih baik bagi bayi di Indonesia.

Periode emas atau 1000 hari pertama kehidupan adalah periode istimewa yang membentuk pondasi dari kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan saraf yang optimal selama hidup. dr. Bernie Endyarni Medise, SpA (K), MPH, mengatakan bahwa orang tua berperan penting selama periode emas bayi yang merupakan periode paling penting untuk pertumbuhan bayi.

“Pada 1000 hari kehidupan, otak bayi berkembang paling cepat, sistem pencernaan berkembang, menguat dan fungsi kognitif mereka terbentuk. Kontak fisik adalah hal penting yang orang tua dapat lakukan sebagai ikatan emosional pertama bayi dengan orangtua mereka. Hal ini membantu merangsang indra mereka dan merupakan kunci untuk kesehatan dan perkembangan bayi,” ujarnya.

Salah satu kontak fisik yang dapat dilakukan orang tua secara rutin adalah ritual pijat bayi yang memiliki banyak manfaat, termasuk membangun ikatan yang lebih kuat, melancarkan peredaran darah, menstimulasi perkembangan emosi dan psikologis, melancarkan sistem pencernaan dan penyerapan makanan bagi bayi serta meningkatkan imunitas dan kualitas tidur.

Penulis: Natalia Trijaji