KABARINDO, JAKARTA — Semangat dan optimisme mewarnai hari pertama Seleksi Nasional (Seleknas) Soft Tennis Indonesia 2026 yang resmi digelar Pengurus Pusat Persatuan Soft Tennis Indonesia (PP Pesti), Sabtu (24/1/2026), di Lapangan Tennis Hotel Borobudur, Jakarta.
Atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Tanah Air berkumpul dan bersaing dalam seleknas ini sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games ke-20 Aichi–Nagoya, Jepang, yang akan berlangsung pada September 2026.
Ketua Umum PP Pesti, Brigjen Pol Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H, menegaskan bahwa seleknas yang digelar selama dua hari, 24–25 Januari 2026, bukan sekadar ajang penyaringan atlet, melainkan fondasi penting dalam strategi pembinaan jangka panjang soft tennis nasional.
“Seleknas ini adalah pintu awal menuju Asian Games 2026. Kami ingin mendapatkan atlet yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga memiliki mental bertanding, disiplin, dan karakter juara untuk membawa Merah Putih bersaing di level Asia,” ujar Awal Chairuddin.

Dalam kesempatan yang sama, Awal juga menyampaikan apresiasi kepada Hotel Borobudur Jakarta yang kembali menjadi mitra strategis PP Pesti dalam penyelenggaraan seleksi nasional. Dukungan yang diberikan dinilai konsisten dan berkelanjutan, mengingat hotel ini telah empat kali memfasilitasi program seleksi hingga persiapan menuju ajang internasional.
“Hotel Borobudur selalu menjadi bagian penting dari perjalanan kami. Dari tempat inilah atlet-atlet terbaik ditempa dan dipersiapkan untuk pentas dunia,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP Pesti, Buyung Wijaya Kusuma, menegaskan target realistis namun tetap kompetitif di Asian Games 2026. Ia berharap Indonesia mampu mempertahankan tradisi prestasi dengan minimal satu medali emas serta tambahan medali lainnya.
“Kami punya tradisi membawa pulang medali. Tradisi itu ingin kami pertahankan, bahkan kami optimistis bisa meningkat, melihat kualitas dan potensi atlet yang mengikuti seleksi kali ini,” kata Buyung.
Ketua Tim Seleknas yang juga Kepala Pelatih Tim Nasional Soft Tennis Indonesia, Ferly Montolalu, menjelaskan bahwa seleksi kali ini akan menjaring tiga atlet terbaik untuk melengkapi empat atlet yang telah lebih dulu lolos, masing-masing dua putra dan dua putri.
“Seleksi berlangsung selama dua hari hingga terbentuk tim Pelatnas (PIMNAS). Setelah itu, pemusatan latihan akan segera dimulai pada Februari sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menuju Asian Games,” jelas Ferly, yang didampingi Prima Simpatiaji sebagai pelatih atlet putra dan Gularso Muljadi sebagai pelatih atlet putri.

Ferly menambahkan, pemusatan latihan direncanakan tetap berlangsung di dalam negeri, dengan memanfaatkan fasilitas latihan yang dinilai memadai dan mendukung program pembinaan intensif.
Seluruh rangkaian seleksi dan pembinaan ini, ditegaskan PP Pesti, akan dilakukan secara transparan dan objektif, dengan penilaian berbasis performa, kesiapan teknis, serta mental bertanding, demi memastikan hanya atlet terbaik yang layak mengemban tugas membela Indonesia di ajang olahraga terbesar Asia tersebut. Foto: Orie Buchori/Kabarindo.com





