Pop Up Market “KITAMA”; Hadirkan Nuansa Jepang

Pop Up Market “KITAMA”; Hadirkan Nuansa Jepang

Pop Up Market “KITAMA”; Hadirkan Nuansa Jepang

Diikuti 140 tenan dari fashion brand lokal dan makanan, ada spot-spot menarik untuk selfie

Surabaya, Kabarindo- Libur akhir pekan dan liburan sekolah merupakan waktu yang menyenangkan untuk bersantai bersama keluarga, jalan-jalan dan berbelanja ke mal atau plaza. Pusat-pusat perbelanjaan pun menyambut liburan ini dengan mengadakan acara-acara yang menarik untuk menjaring lebih banyak pengunjung.

Tunjungan Plaza Surabaya bekerja sama dengan Headquarters Market mengadakan Pop Up Market bertema Jepang “KITAMA” di Convention Hall Tunjungan Plaza 3 pada Jumat-Minggu, 1-3 Juni 2018.

Headquarters Market membawa konsep Jepang yang instagenic, karena tren saat ini menunjukkan masyarakat, terutama generasi milenial, gemar berfoto selfie dengan spot-spot yang instagramable. Karena itu, Pop Up Market menghadirkan nuansa Jepang yang terinspirasi oleh karya seniman Jepang, Yayoi Kusama.

Pop Up Market terasa beda dengan sentuhan ala museum dengan instalasi-instalasi serba kuning. Pengunjung bisa berpose di photobooth dengan instalasi infinity room, yellow pool, ratusan lampion dan balloon skies yang akan membuat seperti berada di museum seni Jepang.

Event tersebut menghadirkan140 tenan dari Jakarta, Medan dan Bandung yang terdiri dari fashion brand lokal dan makanan. Juga dimeriahkan oleh sekolah musik Orenji, live music band Jepang dan atraksi bela diri Jepang Kendo serta guest speaker Elle Yamada. Beberapa brand fashion memberikan sale 70% dalam rangka menyambut Lebaran.

Evelyn Natassya dan Michelle Uman sebagai cofounder optimis ke depannya Pop Up Market bakal menjadi tren gaya hidup di Surabaya, mengingat daya beli masyarakat semakin meningkat dan minat terhadap kebutuhan akan produk-produk kekinian.

“Hadirnya brand-brand lokal dari beberapa kota di acara ini membuktikan kepada masyarakat bahwa produk dalam negeri tak kalah inovatif dan layak bersaing di industri kreatif Indonesia,” ujar mereka.

Penulis: Natalia Trijaji