Pemain Gundala Sapa Penonton di Bioskop; Filmnya Sudah Ditonton 1 Juta Orang

Pemain Gundala Sapa Penonton di Bioskop; Filmnya Sudah Ditonton 1 Juta Orang

Pemain Gundala Sapa Penonton di Bioskop; Filmnya Sudah Ditonton 1 Juta Orang

Tembus Toronto Internasional Film Festival 2019

Surabaya, Kabarindo- Bukan hanya industri film Barat yang bisa membuat film superhero. Industri film Indonesia juga bisa melahirkan jagoan asli negeri ini dan ternyata disukai penonton.

Terbukti dengan hadirnya film “Gundala: Negeri Ini Butuh Patriot” yang diputar di bioskop-bioskop tanah air mulai 29 Agustus 2019 lalu. Film ini telah ditonton 1 juta orang hanya dalam sepekan pemutaran dan berhasil menempati posisi ke-10 dalam daftar film Indonesia terlaris 2019. Angka ini dipastikan akan terus meningkat, melihat antusiasme masyarakat untuk menyaksikan sosok superhero ciptaan anak bangsa ini.

Antusiasme tersebut tampak pada membludaknya penonton Gundala yang diputar di Studio XXI Royal Plaza, Surabaya, pada Minggu (8/9/2019). Mereka terdiri dari beragam usia mulai anak-anak hingga orang tua. Mereka semakin antusias, karena ada Abimana Aryasatya, aktor yang memerankan Sancaka, tokoh Gundala, hadir di tengah mereka. Kesempatan ini tak disia-siakan mereka untuk berfoto bareng sang idola. Pemain film ini sedang berkeliling mengunjungi bioskop-bioskop di tanah air yang memutar Gundala.

Abi senang melihat animo masyarakat terhadap film besutan sutradara Joko Anwar tersebut. Ia tidak menyangka sambutan masyarakat luar biasa.

“Saya senang dan bangga film Gundala mampu menarik minat mayarakat luas. Film ini karya anak bangsa, produksi Indonesia. Kita ingin bisa ditonton oleh sebanyak-banyaknya masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Kesuksean Gundala mendulang banyak sekali penonton di tanah air diikuti oleh keberhasilan film ini di kancah internasional. Gundala mampu menembus Toronto Internasional Film Festival (TIFF) 2019 di Toronto, Kanada, yang berlangsung pada 5-15 September. Gundala akan diputar di program Midnight Madness dan merupakan satu-satunya film Asia Tenggara di program ini.

Film Gundala bakal bersaing dengan beberapa film lain seperti The Capote Tapes karya Ebs Burnough), The Cave (Feras Fayyad), Citizen K (Alex Gibney), Joker (Todd Phillips), Radioactive (Marjane Satrapi) serta Knives Out yang dibintangi Chris Evans dan Daniel Craig. Pada ajang bergengsi ini, Gundala bersaing untuk memperebutkan People’s Choice Awards.

Bismarka Kurniawan, produser Gundala, merasa senang dan bangga tokoh superhero dari Indonesia ini mampu menembus kancah film internasional.

Film “Gundala: Negeri Ini Butuh Patriot” diadaptasi dari komik Gundala Putra Petir karangan Harya Suraminata yang terbit pada 1969. Dikisahkan, sosok Gundala sebenarnya adalah Sancaka, seorang peneliti jenius yang mencari serum anti petir. Ia ambisius dan larut dalam penelitiannya, sehingga melupakan ulang tahun Minarti kekasihnya.

Hal ini membuat hubungan mereka kandas. Sancaka yang patah hati, berlari di tengah hujan dan tersambar petir sehingga tak sadarkan diri. Tiba-tiba ia ditarik oleh suatu kekuatan dari planet lain lalu diangkat anak oleh Kaisar Kronz sebagai penguasa kerajaan petir. Kaisar memberikan kekuatan super pada Sancaka yaitu bisa memancarkan petir dari telapak tangannya dan kekuatan lari secepat petir. Sejak itu, Sancaka menjadi superhero yang menumpas kejahatan di berbagai tempat.

Penulis: Natalia Trijaji