Marquine Tawarkan Koleksi Perhiasan dari Batu Permata ; Bidik Kalangan Atas

Marquine Tawarkan Koleksi Perhiasan dari Batu Permata ; Bidik Kalangan Atas

Marquine Tawarkan Koleksi Perhiasan dari Batu Permata ; Bidik Kalangan Atas

Ada koleksi limited designer dari batu permata langka

Surabaya, Kabarindo- Perhiasan adalah idaman kaum perempuan. Banyak perempuan yang rela mengeluarkan banyak sekali uang untuk mengoleksi perhiasan yang sangat mahal terbuat dari berlian maupun jenis batu permata lainnya.

Brand perhiasan Marquine di Tunjungan Plaza 4 Surabaya menawarkan perhiasan dari berbagai jenis batu permata dan berlian, bahkan ada yang merupakan batu permata langka dan limited designer.

Agus Tjokro, Board of Director Istana Diamond Group yang menaungi Marquine, memaparkan store-nya memiliki beragam model perhiasan. Ada yang merupakan koleksi limited designer, satu model hanya satu item.

“Koleksi ini tergolong langka, terbuat dari batu permata yang indah seperti emerald, rubi, safir, zamrud, juga berlian. Ada sertifikatnya. Jadi dijamin keaslian dan mutunya,” ujarnya dalam grand opening Marquine.

Berbagai perhiasan yang dijual Marquine didesain di Hongkong dengan rangka yang terbuat dari emas dipadu batu permata dari berbagai negara. Misalnya berlian dari Belgia, safir 16 karat dari Srilanka.

Marquine membidik konsumen kalangan atas, mengingat koleksi yang ditawarkannya dari batu-batu permata yang sangat berharga.

Agus mengatakan, Surabaya merupakan market yang bagus untuk perhiasan. Penjualan Marquine di kota ini terus meningkat. Yang paling laris adalah cincin, mencapai 50% dari total perhiasan, termasuk cincin tunangan dan cincin kawin.

“Banyak orang lebih suka perhiasan yang simple tapi elegan. Misalnya untuk cincin tunangan atau wedding ring, tren saat ini dari emas putih kombinasi rose gold dengan mata berlian. Banyak juga yang suka model klasik atau soliter. Bergantung selera masing-masing,” ujarnya.

Jumlah kastemer Marquine sekitar 10 ribu. Agus mengatakan, pihaknya sering mengelar pameran di kota-kota besar yang potensial untuk menggaet lebih banyak kastemer seperti di Jakarta, Bali dan Balikpapan. Melihat antusiasme pengunjung dan pembeli, ia berencana untuk membuka gerai di Jakarta.

“Setiap pameran yang kami adakan selalu dipadati pengunjung maupun pembeli. Banyak yang membeli untuk koleksi, karena suka modelnya dan batu permatanya,” ujarnya.

Penulis: Natalia Trijaji