Kopi Cerita Kita; Tawarkan Kopi dengan Nama-nama Unik

Kopi Cerita Kita; Tawarkan Kopi dengan Nama-nama Unik

Kopi Cerita Kita; Tawarkan Kopi dengan Nama-nama Unik

Disajikan Luminor Hotel Jemursari dengan konsep Coffee to go yang praktis

Surabaya, Kabarindo- Ngopi di kafe sudah jadi bagian dari gaya hidup. Banyak kafe yang menyajikan kopi yang mungkin tidak berbeda satu sama lain, baik dari jenis-jenis kopinya, proses meracik, cara menyajikannya dan nama-nama minuman kopinya.

Hal ini kadang membuat orang merasa tak ada yang istimewa di kafe tersebut, sehingga pindah ke kafe lain. Begitu seterusnya. Sementara persaingan di bisnis ini juga semakin ketat.

Luminor Hotel Jemursari kemudian mencari strategi untuk menarik tamu dengan menyajikan kopi dengan konsep Coffee to go dan memberikan nama-nama unik yang membuat orang penasaran untuk mencoba salah satunya. Nama-nama dan rasa minuman kopi tersebut seolah menyiratkan perasaan para penikmatnya sehingga disebut Kopi Cerita Kita.

“Mobilitas yang tinggi di era digital sekarang membuat orang-orang bergerak cepat, namun berusaha tetap meluangkan waktu untuk menikmati kopi. Merespon hal ini, maka kami perkenalkan Kopi Cerita Kita di Rock n Sugar Coffee & Bistro yang menyajikan kopi dengan konsep Coffee to go,” ujar Elgar Gumilang, Public Relation Luminor Hotel Jemursari Surabaya.

Ia mengatakan, Luminor tak ingin sekedar menyajikan kopi, namun juga memberikan rasa yang berbeda. Nama-nama yang diberikan juga unik yang menggambarkan bermacam perasaan manusia.

Elgar menjelaskan, jika biasanya minuman kopi disajikan panas, kafe tersebut menyajikan secara dingin dengan es batu di gelas plastik agar mudah dibawa pergi. Jadi tamu yang sibuk, tak perlu berlama-lama nongkrong di kafe.

Harga yang dipatok Rp.20.000 – Rp.25.000 per gelas dengan 6 pilihan rasa.

1.Rasa yang terpendam, diracik dari iced double espresso-house blend coffee with fresh milk.

2. Rasa ingin memiliki, terbuat dari iced avocado coconut blended with / no coffee.

3. Rasaku ini rasamu, diracik dari iced single espresso-house blend coffee with chocolate.

4. Rasanya kita temenan aja, terbuat dari iced single espresso-house blend coffee with fresh milk.

5. Rasa yang dulu pernah ada, diracik dari iced arabika coffee with fresh milk.

6. Rasakan pembalasanku, terbuat dari iced black coffee with signatured spicy taste.

Elgar menjelaskan, Kopi Cerita Kita memang bercerita tentang cinta yang akhirnya putus dan menyulut dendam. Diawali dari perkenalan, kemudian muncul rasa yang terpendam. Diam-diam perasaan itu berkembang dan timbul rasa ingin memiliki, kemudian menjalin cinta sehingga tercipta rasaku ini rasamu. Namun sayangnya hubungan tersebut tak berjalan mulus, ada ketidakcocokan, sehingga timbul rasa untuk berteman saja. Namun tampaknya salah satu pihak masih memendam rasa yang dulu pernah ada, sehingga menjadi dendam dan siap mewujudkan rasakan pembalasanku.

Elgar mengatakan, kopi Rasa yang dulu pernah ada terbuat dari kopi arabika, sedangkan lima rasa lainnya dari kopi robusta. Ia mengungkapkan, kopi Rasakan pembalasanku terasa pedas karena diracik dengan campuran ekstrak cabe rawit. Namun komposisinya sudah diracik barista secara pas, sehingga bisa diterima oleh lidah.

Nah, ingin mencicipi rasa kopi yang mana?

Penulis: Natalia Trijaji