Kapal Goyang Kapten; Siap Box Office !

Kapal Goyang Kapten; Siap Box Office !

Kapal Goyang Kapten Tayang 05 September 2019

Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kabarindo-  Mega Pilar Pictures sukses gelar acara nonton bareng film Kapa! Goyang Kapten untuk rekan-rekan wartawan yang sangat mewah.

Dari konferensi pers dan acara Gala Premiere di malam harinya setelah road show dihampir 30an kota.

Roni Parini sebagai produser bersama-sama menggarap film ini dengan Raymond Handaya sebagai sutradara sekaligus produser dan saat preskon tadi ia akui suka dengan komedi apalagi syutingnya di Ambon.

Sementara untuk penulis skenario dipercayakan pada Muhadkly Acho dan Awwe yang diharapkan bisa box office.

Proses produksi tilm 'Kapal Goyang Kapten' menghabiskan waktu 18 hari syuting dan semua lokasi yang digunakan berada di provinsi Maluku, tepatnya di pulau Ambon dan di kepulauan Tual, Maluku Tenggara.

Alasan memiih Maluku karena disana terdapat banyak pulau dan pantai yang indah sehingga cocok dengan kebutuhan lokasi yang ada dalam skenario film ini.

Selain juga ingin memperlihatkan bahwa masih banyak tempat-tempat indah yang ada di Indonesia. 

Proses syuting secara garis besar cukup menantang karena setiap hari para pemain dan kru harus naik kapal kecil dari pelabuhan menuju ke sebuah pulau kosong. 

Yang mana pulau kosong yang dl gunakan dalam syuting film ini benar-benar kosong tidak berpenghuni.

Keharusan berada di Pulau yang kosong dan harus bolak balik dengan kapal kecil setiap hari sempat menjadi kendala buat para pemain maupun kru di awal-awal syuting karena tidak semua orang bisa berenang, juga tidak semua orang terbiasa naik perahu kecil dan 
juga terbiasa dengan suasana laut, tapi seiring berjalannya waktu penahan hal ini mulai teratasi karena keindahan tempatnya dan keakraban diantara kru dan pemain membuat semuanya perlahan sima. Kemudian masalah lain yang juga cukup mengganggu adalah persoalan cuaca. 

Seperti Kabut tebal yang bisa tiba-tiba muncul namun testimoni aktor senior Mathias Muchus sebagai Sentot dengan redaksi patut Anda ketahui.

"Saya meminta untuk menginap dipulau tersebut daripada harus bolakbalik dan indah sekali berpayung sinar rembulan dan deru ombak membuat saya ingin kembali secepatnya kesana untuk berlibur bahwa Indonesia masih banyak destinasi wisata yang harus dikelola oleh pemda, "papar Mathias Muchus sumringah.

Redaksi menilai setelah menontonnya, film yang bakal tayang 05 September mendatang ini tidak hanya mengangkat tema tentang pembajakan kapal dalam ramuan drama dan komedi. 

Anda akan terinspirasi bahwa anak yang terlahir dari keluarga kaya atau mapan rata-rata terbiasa hidup enak dan nyaman sehingga cenderung tidak mandiri dan tidak bisa bahagia.

Dalam film ini juga mempertihatkan kembali budaya gotong royong dan pentingnya saling bekerja sama.

Sinopsis Singkat;
Film ini bercerita tentang 3 orang pembajak amatir yang mencoba untuk membajak kapal wisata yang sedang berlayar di Laut Maluku yang saat itu baris… beberapa turis lokal dan seorang kapten kapal. 

Namun karena kebodohan para pembajak. mereka malah terjebak bersama dengan para penumpang dan kapten kapalnya dan pada akhirnya malah terdampar dan terjebak di sebuah pulau kosong. 

Pembajakkan kapal Ini di latarbelakangu oleh keadaan 3 tokohnya. 

Daniel yang diperankan oIeh (Ge Pamungkas) yang ingin membuktikan kepada orang tuanya bahwa ia walaupun dari keluarga kaya juga bisa mandiri dan bekerja.

Cakka yang diperankan oleh (Muhadkly Acho) terpaksa memilih langkah ini karena kondisi ibunya yang sakit dan butuh biaya. 

Sementara Benua yang diperankan oleh (Mamat Alkatiri) adalah seorang pengangguran dan butuh uang. Karena alasan-alasan ini. timbulah ide dari Benua dan Cakka untuk membajak kapal. 

Daniel awalnya tidak tahu soal pembajakan ini. ia sempat menolak setelah tahu pekerjaan yang mau mereka lakukan.

Pemain lainnya ada Yuki Kato bersama keluarga Burhan yang terdiri dari Ayah (Arief Didu), Ibu (Asri Welas) dan anak mereka (Romana Simbolon), ada sepasang suami istn' yang sedang bulan madu, Dano (Yumi) dan Salma (Naomi Papilaya) dan 3 orang mahasiswa yang sedang travelling bersama. Noni (Andi Anissa), Cika (Ryma Gembala) dan Agung (Ananta Rispo) serta Roy Marten jadi ayah.

Anda makin penasaran, akankah mereka berhasil pulang ke tempat asalnya? Atau malah jadi penghuni pulau yang kosong dan tak bertuan?


So dont miss it.....05 September 2019