Indosiar Gelar LIDA 2020; Kompetisi Dangdut Terbesar di Indonesia

Indosiar Gelar LIDA 2020; Kompetisi Dangdut Terbesar di Indonesia

Indosiar Gelar LIDA 2020; Kompetisi Dangdut Terbesar di Indonesia

Berlangsung di 34 kota besar, di Surabaya diikuti 481 peserta

Surabaya, Kabarindo- Indosiar menggelar LIDA (Liga Dangdut Indonesia) 2020, kompetisi dangdut terbesar di tanah air. Ini merupakan program talent search yang menjadi salah satu signature program Indosiar dan kali ini memasuki tahun ketiga.

Untuk itu, Indosiar menggelar audisi langsung di 34 kota besar. Jawa Timur, Gorontalo dan Sulawesi Utara menjadi tiga provinsi keenam diselenggarakannya audisi serentak pada Minggu (3/11/2019).

Di Jatim, audisi diadakan di Surabaya dan Banyuwangi. Para peserta yang tak lolos audisi di Surabaya, bisa mengikuti audisi lagi di Banyuwangi pada 23 November 2019.

Audisi di Surabaya berlangsung di Hotel Singgasana yang dimulai pukul 09.00, namun antrian sudah mengular sebelum jam itu. Respon masyarakat cukup besar. Jumlah peserta mencapai 481 orang yang berasal dari berbagai kota di Jatim, di antaranya dari Trenggalek, Sumenep, Blitar, Nganjuk, Ponorogo, Lumajang dan Situbondo. Jumlah peserta tahun ini meningkat dibandingkan pada tahun lalu yaitu 375 orang.

“Jumlah dan kualitas peserta meningkat dari tahun ke tahun. Ini menggembirakan yang berarti musik dangdut makin diminati dan kemampuan para peserta juga meningkat,” ujar Eva Estriana, Produser Indosiar.

Persyaratan peserta audisi adalah laki-laki maupun perempuan, usia 14 – 25 tahun dan berbakat menyanyi dangdut. Eva mengatakan, peserta yang memiliki kemampuan lain, misalnya memainkan alat musik akan menjadi nilai tambah.

Selain audisi langsung, Indosiar juga memberikan kesempatan bagi peserta di seluruh penjuru Indonesia untuk mengikuti audisi online. Hal ini untuk memberikan kesempatan bagi mereka yang jauh dari lokasi audisi langsung. Audisi online akan ditutup pada 14 Desember 2019.

Para peserta audisi harus mengikuti pre-cast kemudian video booth. Peserta yang lolos audisi akan kembali berjuang mewakili provinsinya dan bertemu dengan duta provinsi lainnya untuk memperebutkan gelar bergengsi di panggung LIDA 2020. Mereka akan dipanggil ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan dan pembekalan.

Ekin Gabriel, VP – PSRD Division Head, mengatakan kesuksesan bintang-bintang alumni LIDA pada tahun-tahun sebelumnya hingga ke kancah Asia, membuktikan bahwa bakat-bakat terbaik dari seluruh Indonesia mampu bersaing kuat dengan musisi-musisi yang lebih dulu meramaikan industri hiburan tanah air.

“Ajang pencarian bakat ini menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk unjuk kebolehan dalam musik dangdut,” ujarnya.

Ekin menambahkan, memasuki tahun ketiga penyelenggaraan LIDA, Indosiar semakin selektif untuk mempertemukan duta-duta dangdut terbaik dari provinsi Indonesia paling barat hingga timur dengan membawa beragam kekayaan adat dan budaya. Tujuannya agar LIDA 2020 dapat menjadi program yang tidak hanya menjadi inspirasi bagi para pemilik talenta terbaik, namun juga melahirkan idola dangdut baru di tanah air.

Setelah Lampung, Jambi, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, Maluku Utara, Bengkulu, Banten, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sumatera Selatan, Bali, Yogyakarta, Jawa Timur, Gorontalo dan Sulawesi Utara, audisi LIDA 2020 akan berlanjut secara serentak di Riau, Jawa Barat dan Sulawesi Barat pada Minggu, 10 November 2019.

Penulis: Natalia Trijaji