Film Rocker Balik Kampung; Tayang 12 Juli

Film Rocker Balik Kampung; Tayang 12 Juli

Persembahan Rumah produksi MSH Films 

Kemang Village, Jakarta, Kabarindo- Film bergenre drama komedi yang mengangkat konflik antara budaya tradisional dan perkembangan modernisasi zaman.

Film yang mengangkat keberagaman budaya Jawa Barat. Berkisah tentang seorang musisi yang kembali ke rumahnya setelah kehilangan inspirasi dan menemukan takdir dia yang sebenarnya.

Naskah film sendiri ditulis oleh Uli Rahman dan Getar Jagatraya. Artis yang berperan di antaranya Winky Wiryawan, Maryam Supraba, dan Bisma Karisma.

Sutradara dan penulis film Rocker Balik Kampung Uli Rahman mengatakan film ini ingin mengkolaborasikan antara modernisasi dan budaya. Terutama musik rock dan musik tradisional.

Menurutnya yang spesial dari film ini adalah ia ingin memperkenalkan kembali musik rock dan budaya tradisional yang saat ini banyak terlupakan. "Saya ingin bangkitkan musik rock yang turun dan musik tradisional yang sangat amat jarang orang tahu," kata Uli dalam konferensi pers di kemang,  kamis (5/7)

Uli mengatakan dalam menulis cerita terinpirasi dengan kisahnya sendiri. Ia hobi traveling dari satu kampung ke kamlung yang lain. Menikmati budaya-budaya yang masih lestari di pelosok-pelosok Indonesia. Ia juga mencintai musik rock sehingga terciptalah cerita Rocker Balik Kampung.

Produser MSH Films Nayaka Untara mengatakan Rocker Balik Kampung dinilai menjadi oase film yang mengangkat tentang budaya. Terutama budaya Jawa Barat.

"Harapannya adalah semoga film ini bisa menjadi oase untuk film Jawa Barat khususnya karena belum ada lagi film yg mengangkat budaya Jawa Barat. Mudah-mudahan bisa memperkenalkan lagi budaya Jawa Barat dan rock di Indonesia," tutur Naya.

Proses syuting film yang dimuali bulan Maret lalu,  mengambil lokasi di Kota Bandung dan Desa Sinar Resmi Kabupaten Bandung. Penonton tidak hanya akan terhibur dengan adegan film tapi juga dimanjakan dengan pemandangan indah Kasepuhan Sinar Resmi. Rencananya akan ditayangkan di bioskop pada 12 Juli 2018.

Film Rocker Balik Kampung sendiri bercerita tentang kegundahan seorang Joe Santani yang diperankan Winky Wiryawan. Ia adalah musisi rock yang telah memiliki segalanya dalam hidup namun masih ada yang kurang dalam hidupnya. Hidup Joe mulai berubah sejak kedatangan Ujang, seorang dari kampung halamannya di Jawa Barat. Ujang membawa pesan dari Abah Rahman ketua desa yang meminta Joe pulang.

Joe pernah melanggar adat desanya karena bermain musik yang dianggap musik setan yang oleh penduduk tidak mudah diterima. Nasib lain Joe diminta menggantikan memimpin desa sesuai permintaan ayahnya.


Dipercaya sebagai pemeran utama dalam film Rocker Balik Kampung, Winky Wiryawan ternyata harus berperan sebagai seorang penyanyi rock, yang tinggal di sebuah desa. Dia harus menghadapi berbagai konflik terkait kebudayaan lagu di luar daerahnya yang tidak boleh ia bawa dalam lingkungan leluhurnya, yakni tanah Pasundan.

Mengaku masih membutuhkan penyesuaian karena lama tidak beradu akting, Winky ternyata harus melakoni pria asal Jawa Barat, dengan logat sunda yang kental, dan belum pernah ia ketahui sebelumnya.

Masalah kaku masih bisa dilatih di reading,cuma yang putus asa itu, karena ini Bahasa Sunda, sementara gue lahir, gede di Bandung. Terus pas masuk, Bahasa Sundanya beda, jadi Sunda Sukabumi," ujar Winky saat berada di kawasan Kemang, Kamis, 5 Juli 2018.

Perbedaannya terletak di berbagai hal, termasuk pada intonasi belakangnya. Namun Winky mengaku senang bisa melakoni karakter dengan logat Sunda. Tidak menemui kesulitan yang berarti, ternyata Winky adalah kandidat dan pilihan terakhir saat sang sutradara mencari sosok yang tepat untuk memerankan Joe Santani.

"Pertama kali dipanggil sebenarnya sutradaranya bilang mencari aktor yang bisa main musik dan aktor yang bisa nyanyi, 'Gue enggak nanya akting lo, gue nanya itu (bisa menyanyi atau tidak),'" Winky meniru kata sutradaranya.

Pria yang dikenal sebagai DJ ini pun menjawab bisa sedikit bermain gitar, tapi tidak bisa menyanyi. Setelah dites, Winky pun dianggap bisa main musik dan punya gaya rock star saat memegang gitar.

“Nah, gue tuh dipilih, di pilihan akhir," lanjutnya.

Dalam film ini, Winky akan menjadi anak dari bangsawan Kasepuhan Jawa Barat.

"Berperan di sini jadi rocker itu nama Joe santani, dia itu sebenarnya anaknya dari Abah, Abah itu yang dituakan di Kasepuhan, kalau di Keraton itu Sultannya lah," Winky menjelaskan.

Musik akan menjadi konflik film ini. Winky yang berjiwa rock itu memutuskan pergi dari Kasepuhan yang nantinya akan diingatkan, bahwa dia harus kembali.