Embran Nawawi Tampilkan Batik Pop Mekasan; dalam Beauty Story of East Java Batik

Embran Nawawi Tampilkan Batik Pop Mekasan; dalam Beauty Story of East Java Batik

Embran Nawawi Tampilkan Batik Pop Mekasan; dalam Beauty Story of East Java Batik

Tampilkan seri Etiquette dan Lady Pop Mekasan di acara HUT ke-9 Profira

Surabaya, Kabarindo- Desainer Surabaya, Embran Nawawi, terus mempopulerkan batik Madura, khususnya batik Pamekasan, di berbagai acara, event nasional maupun internasional.

Ia ingin batik Pamekasan tak kalah terkenal dengan batik dari daerah-daerah lain seperti batik Jogja, Solo, Pekalongan, Cirebon maupun dari kota-kota lain di Jawa Timur. Upaya ini membuahkan hasil.

Embran melihat, batik Madura telah menyemarakkan khazanah batik di Indonesia dalam 10 tahun terakhir dan semakin mendapat tempat di hati masyarakat. Hal ini berarti masyarakat turut memberdayakan perajin batik.

“Batik Madura, khususnya Pamekasan, tak kalah indah dengan batik dari daerah-daerah lain,” ujar desainer yang sudah bertahun-tahun menggeluti batik Pamekasan ini di acara perayaan HUT ke-9 Profira pada Sabtu (30/11/2019).

Pada kesempatan tersebut, Embran menghadirkan koleksi busana dalam fashion show bertajuk Beauty Story of East Java Batik yang dibawakan oleh beberapa model. Ia menampilkan karyanya Batik Pop Mekasan yang modern, cantik dan dinamis

“Saya ingin menghadirkan batik yang disukai anak muda. Karena itu, perlu menyesuaikan dengan selera mereka yang kekinian, stylish, terlihat modern dan berkesan dinamis,” ujarnya.

Embran menampilkan koleksi seri Etiquette dan Lady Pop Mekasan. Seri Etiquette menggunakan bahan tenun Lombok, terdiri dari 3 busana dengan atasan warna cokelat yang berciri khas pada kerah dan manset. Karena itu, rancangan ini dinamainya Etiquette yang merujuk pada etiket busana formal terletak pada kerah dan manset. Koleksi ini berkesan elegan, diperuntukkan bagi perempuan karir.

Sedangkan seri Lady Pop Mekasan cocok dikenakan perempuan sosialiata karena simple, namun elegan. Koleksi ini menampilkan atasan warna biru abu-abu yang menurut Embran akan menjadi tren warna pada 2020.

Ia menuturkan, dirinya menonjolkan warna biru abu-abu sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Biru abu-abu merujuk pada laut yang harus dijaga kelestariannya.

“Saya mengangkat warna itu untuk mengajak semua pihak agar lebih peduli terhadap kondisi alam yang mulai rusak ini,” ujar Embran yang mengaku selalu mengenakan bawahan batik dalam berbagai acara, terutama dalam event fashion internasional.

“Saya selalu berkain batik jika mengikuti acara di luar negeri untuk menonjolkan ciri khas Indonesia,” ujarnya.

Penulis: Natalia Trijaji