EJAVEC Forum 2019 Hasilkan 85 Jurnal; Dukung Kemajuan Perekonomian Jatim

EJAVEC Forum 2019 Hasilkan 85 Jurnal; Dukung Kemajuan Perekonomian Jatim

EJAVEC Forum 2019 Hasilkan 85 Jurnal; Dukung Kemajuan Perekonomian Jatim

Mengupas berbagai isu strategis Jatim dalam bentuk presentasi paper

Surabaya, Kabarindo- East Java Economic (EJAVEC) Forum kembali digelar di Surabaya yang telah berlangsung pada 26-27 November 2019 serta menghasilkan 85 full paper dan 45 full paper yang berhasil masuk dalam babak presentasi final.

EJAVEC Forum merupakan forum strategis dalam mendukung kemajuan perekonomian regional Jatim. Difi A Johansyah, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jatim, mengatakan forum ini mengupas berbagai isu strategis Jatim dalam bentuk presentasi paper.

“Tujuannya meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan tentang perekonomian Jatim, sekaligus menggali rekomendasi dan solusi kreatif untuk mengatasi berbagai kendala di Jatim,” ujarnya.

Kegiatan tahunan yang diprakarsai oleh Bank Indonesia bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga tersebut memasuki tahun keenam dengan mengambil tema “Transformasi Ekonomi Jawa Timur: Menekan Ketimpangan, Meraih Pertumbuhan Berkelanjutan”.

Tema tersebut diambil dengan mempertimbangkan cukup tingginya tingkat ketimpangan di jatim, antara lain pembangunan infrastruktur di wilayah utara dan selatan, serta tingkat kesejahteraan antara daerah perkotaan dan pedesaan. Pada Maret 2019, penduduk miskin di perkotaan tercatat sebesar 6,84%. Sedangkan penduduk miskin di pedesaan tercatat 14,43%. Kondisi ini mendorong pentingnya strategi pertumbuhan yang inklusif agar hasilnya dapat dinikmati lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat Jatim dan meminimalkan kesenjangan ekonomi antar daerah akibat konektivitas yang masih terbatas.

Forum diskusi pembahasan perekonomian Jatim akan kurang efektif jika tidak diimbangi dengan pengetahuan dan pemahaman yang sama oleh seluruh masyarakat dan pelaku ekonomi Jatim. Untuk mewadahi hal ini, Kantor Perwakilan BI Jatim bekerja sama dengan FEB Unair telah menyusun EJAVEC Journal.

EJAVEC Journal merupakan karya ilmiah terpilih dalam penyelengaraan EJAVEC Forum yang diadakan sebelumnya. EJAVEC Journal akan menjadi wadah bagi karya-karya ilmiah terapan mahasiswa, akademisi, pelaku ekonomi dan masyarakat umum yang akan mengupas mengenai perekonomian Jatim dan memberikan usulan rekomendatif kepada pemerintah daerah serta Bank Indonesia.

Difi menyebutkan, hingga saat ini, telah terbit tiga volume EJAVEC Journal sebagai publikasi dan rujukan bagi segala kalangan terhadap isu-isu strategis sosial ekonomi Jatim.

Deputi Kantor Perwakilan BI Jatim, Amanlison Sembiring, menambahkan peran akademisi, dunia pendidikan dan para pelaku ekonomi menjadi sangat penting dalam memberikan gambaran arah perekonomian Jatim ke depan sesuai dengan kondisi fundamental perekonomiannya.

Untuk itu, melalui EJAVEC ini, kami ingin memperoleh pandangan dan masukan dari para peneliti di Indonesia tentang perekonomian Jatim, sehingga memperkaya khazanah pengetahuan dan sudut pandang. Kegiatan ini juga akan membantu meningkatkan kualitas dunia pendidikan melalui pendekatan research based untuk mengatasi persoalan-persoalan riil yang dihadapi Indonesia dan Jatim,” ujarnya.

Penulis: Natalia Trijaji