Disperindag Jatim Gandeng Pelaku Industri; Kembangkan Kawasan Industri

Disperindag Jatim Gandeng Pelaku Industri; Kembangkan Kawasan Industri

Disperindag Jatim Gandeng Pelaku Industri; Kembangkan Kawasan Industri

Tingkatkan daya saing investasi khususnya di sektor industri di Jatim

Surabaya, Kabarindo- Disperindag Jatim mengadakan seminar pengembangan industri yang mengundang banyak pelaku industri untuk membahas penguatan wilayah industri di Provinsi Jawa Timur.

Seminar mengangkat tema “Penguatan Perwilayahan Industri untuk Meningkatkan Investasi dan Daya Saing Industri” yang diikuti lebih dari 100 pelaku industri di Jawa Timur mulai dari skala kecil hingga besar. Acara ini juga menghadirkan mini showcase yang diikuti lebih 15 pelaku industri skala besar yang menampilkan berbagai produk inovasi dan layanan.

Tujuan seminar adalah meningkatkan daya saing investasi khususnya di sektor industri di Jawa Timur dengan mengoptimalkan perwilayahan dan keberadaan kawasan-kawasan industri, merumuskan permasalahan terkait dengan supplay chain bahan baku industri di Jatim serta mengetahui peluang dan tantangan pengembangan industri di Jatim, khususnya industri besar.

Diperlukan arahan dan kebijakan yang jelas untuk mempercepat proses industrialisasi guna mendukung pembangunan ekonomi di Jatim sekaligus mengantisipasi dampak negatif globalisasi dan liberalisasi ekonomi dunia serta perkembangan pada masa mendatang,. Hal ini didukung oleh berbagai kebijakan yang telah disiapkan oleh pemerintah untuk menguatkan wilayah industri yang disosialisasikan dalam seminar tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jatim, Drajat Irawan, mengatakan pihaknya akan berupaya dengan semua jajaran, pelaku usaha maupun akademisi dalam seminar tersebut untuk bersinergi mengembangkan Jatim sebagai provinsi industri. Presiden telah memberikan arahan agar pemerintah mempermudah perizinan dalam pelaksanaannya.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekertaris Daerah Jatim, Wahid Wahyudi, mengatakan infrastruktur yang strategis diperlukan untuk mendukung roda perekonomian termasuk mendukung kelancaran distribusi barang dan jasa. Pemprov Jatim sedang memperkuat infrastuktur jalan tol, kereta api, penyediaan air dan gas di 3 wilayah prioritas yaitu Gerbang Kertosusila, Selingkar Wilis dan Bromo Tengger Semeru.

Pertumbuhan ekonomi Jatim pada semeter I/2019 sebesar 5,64 %, lebih besar dari pertumbuhan ekonomi nasional pada periode yang sama sebesar 5,05%. Sedangkan pertumbuhan industri Jatim semester I/2019 sebesar 7,05%, lebih tinggi dari pertumbuhan industri nasional sebesar 3,7%. Dengan diadakannya forum tersebut, pemprov Jatim mengharapkan ada sinergi antar pelaku industri untuk semakin mengembangkan investasi dan daya saing, sehingga meningkatkan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi.

Jatim memiliki 8 kawasan industri berkembang seluas 4.325 Ha. Daerah kabupaten/kota lain yang akan mengembangkan kawasan industri di Jatim antara lain Kabupaten Banyuwangi (480 Ha), Kabupaten Jombang (800 Ha), Kabupaten Tuban (ekspansi dari PT Kawasan Industri Gresik) seluas 300 Ha, Kabupaten Lamongan (400 Ha) dan Kabupaten Bangkalan (10.000 Ha). Total luas lahan yang akan dikembangkan sebesar 11.980 Ha.

Penulis: Natalia Trijaji