CO-Founders Modalku; Masuk Daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2018

CO-Founders Modalku; Masuk Daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2018

CO-Founders Modalku; Masuk Daftar ​Forbes 30 Under 30 Asia 2018

Reynold Wijaya dan Iwan Kurniawan

Surabaya, Kabarindo- Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara, mengumumkan bahwa Reynold Wijaya, Co-Founder dan CEO Modalku, serta Iwan Kurniawan, Co-Founder dan COO Modalku, masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2018.

Daftar Forbes tersebut menampilkan 300 inovator, pemimpin dan pengusaha muda terbaik dalam 10 kategori berbeda. Setiap kategori mencakup 30 inovator terpilih dan Modalku termasuk dalam kategori Finance and Venture Capital atau Keuangan dan Modal Ventura. Modalku menjadi satu-satunya perusahaan FinTech (teknologi finansial) dari Indonesia yang masuk dalam daftar ini.

Pada tahun ketiga publikasi daftar tersebut, Forbes menerima lebih dari 2.000 nominasi untuk diseleksi. Daftar tahun ini terisi oleh pengusaha-pengusaha yang berhasil menggerakkan ekonomi Asia dan berkontribusi dalam perkembangan industri teknologi finansial. Tahun ini, daftar Forbes mewakili 24 negara di Asia-Pasifik, termasuk Azerbaijan dan Korea Utara untuk pertama kalinya.

Reynold merasa terhormat telah terpilih masuk dalam daftar Forbes 30 under 30 Asia. Ia mengatakan, industri teknologi finansial maupun P2P lending masih tergolong sebagai industri baru di Indonesia. Namun ia dan seluruh tim Modalku memiliki visi membangun inklusi keuangan untuk perekonomian Indonesia yang lebih baik dan mendukung perkembangan UMKM.

“Kami ingin memberikan wadah alternatif investasi yang baru dalam lingkup dunia keuangan dan digital yang berkembang pesat saat ini. Pengakuan dari Forbes menambah semangat agar kami memberikan yang lebih baik bagi Indonesia dan Asia Tenggara,” ujarnya.

Modalku didirikan di lorong asrama Harvard Business School, Modalku dipimpin oleh lulusan Universitas Harvard dan Stanford yang berasal dari Asia Tenggara. Modalku beroperasi di Indonesia, Singapura dan Malaysia dengan merek Funding Societies. Modalku menghubungkan UMKM yang layak kredit dengan pemberi pinjaman yang mencari alternatif investasi melalui pasar digital. Dengan mendanai pinjaman UMKM, pemberi pinjaman Modalku mendapatkan alternatif investasi dengan tingkat pengembalian hingga 35% per tahun, sedangkan UMKM peminjam mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa agunan hingga Rp.2 miliar dengan proses online yang mudah dan cepat.

Pada Agustus 2016, Modalku mendapatkan pendanaan seri A terbesar bagi platform P2P lending kawasan Asia Tenggara dari firma venture capital tersohor, baik global maupun regional. Pendanaan seri A ini dipimpin oleh Sequoia India dan Alpha JWC. Pada akhir September 2017, Modalku menjadi satu-satunya startup dari Asia yang pernah memenangkan penghargaan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB. Kemudian pada Maret 2018, Modalku menjadi startup pertama di Indonesia yang tersertifikasi ISO 27001, sebuah standar sistem manajemen keamanan informasi internasional.

Penulis: Natalia Trijaji