AMD Umumkan Instinct MI 100; Akselerator HPC Terkencang di Dunia untuk Riset Ilmiah

AMD Umumkan Instinct MI 100; Akselerator HPC Terkencang di Dunia untuk Riset Ilmiah

AMD Umumkan Instinct MI 100; Akselerator HPC Terkencang di Dunia untuk Riset Ilmiah

Akselerator GPU pertama dengan arsitektur AMD CDNA baru yang dirancang untuk era exascale

Surabaya, Kabarindo- AMD mengumumkan akselerator Instinct MI100 baru, GPU HPC terkencang di dunia dan GPU server x86 pertama yang melampaui hambatan performa 10 teraflop (FP64).

Didukung oleh platform komputasi akselerasi baru dari Dell, Gigabyte, HPE dan Supermicro, MI100 dikombinasikan dengan CPU AMD EPYC dan platform software terbuka ROCm 4.0, yang dirancang untuk mendorong penemuan baru menjelang era exascale.

Dibangun pada arsitektur CDNA baru, GPU Instinct MI100 memungkinkan kelas sistem akselerasi baru untuk HPC dan AI ketika dipasangkan dengan prosesor EPYC Generasi Kedua. MI100 menawarkan performa puncak FP64 hingga 11,5 TFLOPS untuk HPC dan hingga 46,1 TFLOPS performa Matriks FP32 puncak untuk beban kerja AI dan machine learning. Dengan teknologi Matrix Core baru, MI100 juga memberikan peningkatan hampir 7x dalam performa titik mengambang puncak teoritis FP16 untuk beban kerja pelatihan AI dibandingkan dengan akselerator generasi sebelumnya dari AMD.

“Saat ini AMD mengambil langkah depan yang besar dalam perjalanan menuju komputasi exascale saat kami mengungkap AMD Instinct MI100 - GPU HPC terkencang di dunia. Dengan target tepat pada beban kerja dalam komputasi ilmiah, akselerator terbaru kami, bila dikombinasikan dengan platform software terbuka AMD ROCm, dirancang untuk memberikan daya unggul bagi para ilmuwan dan peneliti untuk pekerjaan mereka di HPC,” kata Brad McCredie, Corporate Vice President, Data Center GPU and Accelerated Processing AMD.

Pengembang software AMD ROCm menyediakan dasar untuk komputasi exascale. Sebagai sebuah perangkat open source yang terdiri dari compilers, programming APIs dan libraries, ROCm digunakan oleh pengembang software exascale untuk membuat aplikasi performa tinggi. ROCm 4.0 telah ditingkatkan untuk memberikan performa pada skala untuk sistem berbasis MI100. ROCm 4.0 mengupgrade compiler menjadi open source dan menyatu untuk mendukung OpenMP 5.0 dan HIP. Framework PyTorch dan Tensorflow, yang telah dioptimalkan dengan ROCm 4.0, kini dapat mencapai performa yang lebih tinggi dengan MI100. ROCm 4.0 adalah penawaran terbaru untuk pengembang aplikasi HPC, ML dan AI yang memungkinkan mereka membuat performa software portabel.

“Kami telah menerima akses awal ke akselerator MI100 dan hasil awalnya sangat menggembirakan. Kami biasanya melihat peningkatan performa yang signifikan, hingga 2-3x dibandingkan dengan GPU lainnya, Yang juga penting untuk diketahui adalah pengaruh software terhadap performa. Fakta bahwa platform software terbuka ROCm dan alat pengembang HIP adalah open source dan bekerja pada beragam platform, itu adalah sesuatu yang hampir membuat kami terobsesi sejak meluncurkan sistem CPU / GPU hybrid pertama,” kata Bronson Messer, Direktur Sains, Director of Science, Oak Ridge Leadership Computing Facility.

Kemampuan dan fitur utama akselerator Instinct MI100 meliputi All-New CDNA Architecture, Leading FP64 and FP32 Performance for HPC Workloads, All-New Matrix Core Technology for HPC and AI, 2nd Gen AMD Infinity Fabric Technology, Ultra-Fast HBM2 Memory dan Support for Industry's Latest PCIe Gen 4.0.

Akselerator Instinct MI100 diharapkan tersedia pada akhir tahun dalam sistem dari mitra OEM dan ODM utama di pasar enterprise, termasuk Dell, Gigabyte, Hewlett Packard Enterprise (HPE) dan Supermicro.

“Server Dell EMC PowerEdge akan mendukung Instinct MI100 baru, yang akan memungkinkan wawasan yang lebih cepat dari data. Ini akan membantu pelanggan kami mencapai hasil HPC dan AI yang lebih kuat dan efisien dengan cepat. AMD telah menjadi mitra berharga dalam dukungan kami untuk memajukan inovasi di data center. Kemampuan performa tinggi akselerator AMD Instinct sangat cocok untuk portofolio AI & HPC server PowerEdge kami,” kata Ravi Pendekanti, Senior Vice President, PowerEdge Servers, Dell Technologies.

Alan Chen, Assistant Vice President di NCBU, GIGABYTE, mengatakan pihaknya senang dapat kembali bekerja dengan AMD sebagai mitra strategis yang menawarkan server hardware kepada pelanggan untuk komputasi performa tinggi.

“Akselerator AMD Instinct MI100 mewakili tingkat komputasi performa tinggi pada tingkatan berikutnya di data center, menghadirkan konektivitas dan bandwidth data yang lebih besar untuk penelitian energi, dinamika molekuler dan pelatihan pembelajaran mendalam. Sebagai akselerator baru dalam portofolio GIGABYTE, pelanggan kami dapat memperoleh manfaat dari peningkatan performa di berbagai beban kerja ilmiah dan industri HPC,” ujarnya.

Penulis: Natalia Trijaji