AccorHotels Jawa Timur; Ajak 100 Siswa Ikuti Historical of Surabaya

AccorHotels Jawa Timur; Ajak 100 Siswa Ikuti Historical of Surabaya

AccorHotels Jawa Timur; Ajak 100 Siswa Ikuti Historical of Surabaya

Susuri kawasan bersejarah di Surabaya dengan Bus Suroboyo dalam rangka HUT AccorHotels Indonesia ke 25

Surabaya, Kabarindo- Sebagai rangkaian acara menuju ulang tahun AccorHotels Indonesia yang ke-25, Accor Hotels Regional Jawa Timur mengadakan acara Sharing from The Heart - Historical of Surabaya.

Acara ini melibatkan 100 siswa dari beberapa SD di Surabaya yang didampingi oleh perwakilan guru serta perwakilan Veteran.

Hotel-hotel yang berpartisipasi di acara tersebut adalah Ibis Surabaya City Center, Ibis Style Jemursari, Ibis Budget Surabaya HR Muhammad, Ibis Budget Surabaya Airport, Ibis Budget Surabaya Diponegoro, Mercure Grand Mirama, Novotel Surabaya Hotel & Suite, Novotel Samator Surabaya Timur, Majapahit Managed by Accor dan Ibis Style Malang.

Vivi Anggriani, General Manager Ibis Surabaya City Center, menjelaskan tujuan acara tersebut untuk menambah pengetahuan dan pengalaman kepada para siswa SD yang merupakan generasi penerus bangsa, sesuai dengan spirit dari AccorHotels untuk selalu berbagi hal positif.

Kami harap acara ini memberikan manfaat bagi mereka, bisa menambah wawasan,” ujarnya.

Di acara tersebut, para siswa SD beserta tim AccorHotels Jawa Timur menyusuri kawasan bersejarah di Surabaya dengan menggunakan Bus Suroboyo. Di dalam bus, perwakilan Cak dan Ning Suroboyo memberikan pengetahuan tentang sejarah Surabaya dan beberapa tempat seperti Jl. Blauran, Jl. Maspati, Jl. Gemblongan, Jl. Tunjungan dan Siola. Mereka juga diajak berkeliling di Museum Sepuluh November yang terletak di Tugu Pahlawan. Di sana para siswa menyaksikan video tentang perjuangan melawan penjajah dan mempelajari benda-benda bersejarah.

Setelah dari Tugu Pahlawan, mereka diajak mengunjungi Hotel Majapahit yang paling bersejarah di Surabaya. Dipandu oleh tim dari Hotel Majapahit, mereka berkeliling area hotel yang menjadi tempat perobekan bendera Belanda menjadi bendera Indonesia.

Para siswa dan guru antusias mengikuti acara. Kadang mereka bersenda gurau. Rizky, siswa SDN Kaliasin 7 Surabaya, mengaku senang sekali mengikuti acara tersebut.

Pelajaran sejarah jadi lebih menyenangkan dan pengetahuan saya tentang Surabaya juga bertambah,” ujarnya.

Penulis: Natalia Trijaji