Accor Sajikan Kuliner Madura di 10 Hotel di Jatim; Angkat Kuliner Lokal

Accor Sajikan Kuliner Madura di 10 Hotel di Jatim; Angkat Kuliner Lokal

Accor Sajikan Kuliner Madura di 10 Hotel di Jatim; Angkat Kuliner Lokal

Ada Nasi Jagung Meduro, Wedang Kobbhu, nasi bebek, bubur Madura dan lain-lainnya

Surabaya, Kabarindo- Masakan Madura sudah cukup terkenal di Jawa Timur, terutama di Surabaya, karena wilayahnya sangat dekat dengan Madura. Sebagian masyarakat Surabaya juga berasal dari Pulau Garam ini.

Namun masyarakat di luar Jatim mungkin kurang familiar dengan kuliner Madura. Nah, kini mereka bisa mencicipi beragam menu khas Madura dalam Culinary Journey East Java 2020 yang digelar jaringan hotel Accor. Para tamu bisa menikmati kuliner Madura di 10 hotel jaringan Accor di Surabaya dan Malang.

Menurut Tatok Haryanto, Director of Marketing & Event Grand Mercure Surabaya City, Culinary Journey merupakan program yang digelar sepanjang tahun serta menghadirkan keragaman masakan dan cita rasa unik hasil olahan tim kuliner di lebih dari 120 restoran di hotel-hotel jaringan Accor di Indonesia.

“Mengawali 2020, Accor Hotels Jawa Timur mengadakan kembali Culinary Journey East Java untuk ke-5 kalinya. Event ini diikuti 10 hotel Accor di Jatim dengan mengangkat tema Madura,” ujarnya pada Senin (13/1/2020).

Tomi Nugroho, F&B Manager Grand Mercure Surabaya City, mengatakan Culinary Journey East Java merupakan program region per 3 bulan di Accor Hotels Jatim. Kali ini mengangkat tema Madura untuk menonjolkan kuliner dari Pulau Garam tersebut sekaligus mengangkat kearifan lokal.

“Kuliner Madura itu kan beragam ya. Kali ini kami menyajikan menu-menu dari Bangkalan dengan cita rasa seasli mungkin,” ujarnya.

Dalam event tersebut disaji bermacam menu khas Bangkalan di antaranya Nasi Jagung Madura dan Wedang Kobbhu yang menjadi andalan. Juga nasi bebek yang terkenal, bubur Madura yang gurih dan manis serta menu-menu lainnya yang lezat.

Nasi Madura merupakan kuliner asal Bangkalan, salah satu kota di Madura, yang mirip nasi campur pada umumnya. Menu ini memadukan aneka lauk dan disajikan di atas daun pisang sebagai ciri khas-nya sehingga menambah kelezatannya.

Sedangkan Wedang Kobbhu merupakan minuman khas Bangkalan yang menyegarkan. Wedang ini cocok diminun dalam keadaan hangat yang mengeluarkan aroma rempah maupun disajikan dingin. Minuman ini terbuat dari irisan daging kelapa muda, gula Jawa, jahe, sereh dan air kelapa.

“Nasi Jagung Madura dan Wedang Kobbhu disajikan ala carte, sedangkan menu-menu lain disajikan secara buffet. Bermacam menu ini disajikan bergiliran supaya variatif,” ujar Tomi.

Ia optimis, Culinary Journey East Java akan menarik minat tamu terutama dari luar Jatim, karena mereka biasanya ingin menikmati kuliner lokal jika berkunjung ke suatu daerah.

Penulis: Natalia Trijaji