Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Berita Utama > We The Youth; Dorong Anak Muda Nyoblos dalam Pemilu Nanti

We The Youth; Dorong Anak Muda Nyoblos dalam Pemilu Nanti

Berita Utama
Oleh : Natalia Trijaji

BAGIKAN :
We The Youth; Dorong Anak Muda Nyoblos dalam Pemilu Nanti

We The Youth; Dorong Anak Muda Nyoblos dalam Pemilu Nanti

Adakan kampanye 100% IN Surabaya: Wani Milih yang memadukan edukasi & hiburan

Surabaya, Kabarindo- Pentingnya keikutsertaan anak muda, khususnya generasi millenial, pada pemilu mendatang membuat We The Youth terus berupaya mendorong mereka untuk memberikan suara nanti.

Untuk itu, We The Youth mengadakan kampanye 100% Indonesia Nyoblos (100% IN) Surabaya: Wani Milih yang memadukan edukasi dan hiburan. Acara ini akan berlangsung di halaman parkir Grand City Surabaya pada Minggu, 24 Maret 2019.

Selain di Surabaya, kegiatan serupa diadakan di berbagai kota, di antaranya Palembang, Bandung, Solo dan Yogyakarta selama Januari hingga April mendatang.

Fifi Tethra, Project Coordinator We The Youth, menjelaskan We The Youth adalah sebuah gerakan anak muda yang membantu generasi millenial untuk mewujudkan impian dengan mendorong mereka untuk menggunakan hak pilih dalam pemilu nanti.

Menurut Fifi, pihaknya sengaja mengadakan event tersebut sesuai dengan jiwa anak muda. yang dinamis untuk memberikan edukasi tentang pentingnya keikutsertaan mereka dalam pemilu nanti sekaligus bisa berkumpul dan menikmati hiburan.

“Kami mengajak anak muda untuk menggunakan hak pilih. Partisipasi mereka dalam memilih pemimpin sangat penting, karena akan mempengaruhi masa depan mereka juga. Anak muda harus peduli terhadap isu-isu sosial di sekitar, karena hal ini berkaitan dengan kebijakan pemerintah,” ujarnya.

We The Youth tak ingin anak muda diam saja, namun perlu ikut aktif menentukan sikap. Jumlah anak muda terus bertambah dan mereka berperan penting di masyarakat. Dengan memberikan suara dalam pemilu, mereka ikut menentukan arah masa depan Indonesia.

David Hutani, Founder IM Garage, komunitas vespa dan skuter, melontarkan pernyataan senada. Anak muda adalah generasi penerus bangsa. Dengan menggunakan hak pilih, berarti mereka peduli terhadap nasib bangsa.

Ia melihat karakter anak muda, termasuk di Surabaya, cukup berani dan antusias terhadap perkembangan di masyarakat. Kesadaran mereka terhadap masa depan bangsa sebenarnya cukup tinggi. Sayangnya mereka lebih cenderung menjadi komentator daripada sebagai pelaku. Hal ini harus diubah dengan mendorong mereka untuk terlibat aktif.

Angga dari komunitas Customland mengatakan, ia mendukung kegiatan-kegiatan positif, termasuk kampanye 100% IN Surabaya. Menurut ia, acara tersebut bagus, karena memberikan edukasi kepada anak muda secara menyenangkan agar mudah diterima oleh mereka.

Dharma Arief, vokalis band Blingsatan, menambahkan siapapun pilihan kita nanti, itu adalah bentuk aspirasi. Tunjukkan apa yang kita inginkan melalui hak pilih untuk memilih presiden dan wakil rakyat. Apapun pilihan masing-masing, haruslah saling menghargai.

Acara tersebut bakal dimeriahkan oleh Shaggy Dog, Heavy Monster, Fraud, Blingsatan, Dandelions dan Sans Project. Juga akan dihadiri oleh Garage Meet Up, community content yang berkaitan dengan display maupun perform community, Extreme BMX, Scooter Classic & Matic, Kustom Kultur, Street Art dan City Riding (Rolling thunder / ride convoy community). Kampanye tersebut juga berkolaborasi dengan beberapa komunitas di Surabaya di antaranya Customland, Low Rider Surabaya, IM Garage dan Magic Space.

Selain itu ada Afternoon Cank's atau Cangkruk's Sore yang merupakan sharing session & coaching clinic komunitas bersama beberapa narasumber dari komunitas dan influencer. Pengunjung leluasa untuk diskusi dan mengekspresikan diri, khususnya pemikiran mereka terkait pesta demokrasi yang akan berlangsung pada April mendatang.

Kampanye 100% Indonesia Nyoblos telah didukung oleh banyak public figure dan influencer seperti Mahfud MD, Citra Scholastika, Reza Rahadian, Coki Pardede, Tretan Muslim, Stella Cornelia, Rany Ramadhany, Surya Sahetapy, Gloria Jessica, Patricia Ranieta, Ivan Kabul dan Akbarry Noor.

Penulis: Natalia Trijaji


TAGS :
RELATED POSTS


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER