KABARINDO, AS -- Presiden AS Donald Trump telah menyatakan akan mendukung serangan Israel terhadap program rudal balistik Iran jika negosiasi antara Washington dan Teheran gagal, media AS melaporkan pada Minggu (15/2).
Pernyataan itu disampaikan Trump saat bertemu pemimpin Israel Benjamin Netanyahu pada Desember lalu, sebut laporan CBS News, mengutip sejumlah sumber yang mengetahui pembicaraan itu.
Disebutkan pula bahwa diskusi di pemerintah AS kini bukan lagi soal apakah Israel akan menyerang, tetapi bagaimana AS bisa memfasilitasi misi itu secara teknis dan diplomatik.
Kerja sama yang diusulkan mencakup pengisian bahan bakar di udara bagi pesawat Israel untuk memperluas jangkauan operasi dan upaya memperoleh izin lintas udara dari negara-negara tetangga Iran.
Yordania, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab telah menyatakan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya dipakai untuk menyerang Iran.
Laporan itu muncul ketika AS meningkatkan keberadaan militernya di Timur Tengah, termasuk mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln dan berencana mengirim USS Gerald R. Ford.
Putaran kedua perundingan Iran-AS tentang program senjata nuklir Iran dijadwalkan berlangsung di Jenewa pada Selasa (17/2) dan melibatkan Oman sebagai mediator.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Trump lebih mengutamakan diplomasi dalam urusan Iran.
Utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner tengah melakukan perjalanan untuk menghadiri pertemuan penting, kata Rubio.
"Kita lihat nanti apa hasilnya," kata Rubio.
Sumber: Anadolu/antara





