Tandingi Pengaruh China, Uni Eropa Tawarkan €300 Miliar Melalui Global Getaway

Tandingi Pengaruh China, Uni Eropa Tawarkan €300 Miliar Melalui Global Getaway
Tandingi Pengaruh China, Uni Eropa Tawarkan €300 Miliar Melalui Global Getaway

KABARINDO, Brussels - Uni Eropa telah mengungkapkan rincian rencana investasi global sebesar €300 milyar (sekitar Rp. 4,9 triliun), yang digambarkan sebagai "alternatif sejati" untuk program investasi Belt and Road Initiative (BRI) China.

China telah mendanai banyak proyek kereta api, jalan dan Pelabuhan, tetapi telah dituduh menyebabkan beberapa negara menjadi terbebani dengan utang, bahkan disebut-sebut sebagai ‘diplomasi perangkap utang’. Karena itu Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan skema Global Gateway ini harus menjadi merek yang terpercaya. Ia mengatakan negara-negara membutuhkan "mitra tepercaya" untuk merancang proyek-proyek yang berkelanjutan.

Von der Leyen juga mengatakan UE ingin menunjukkan bahwa pendekatan demokratis yang berbeda dapat menghasilkan proyek-proyek yang berfokus pada penanganan perubahan iklim serta keamanan kesehatan global dan pembangunan berkelanjutan untuk negara-negara berkembang. “Proyek harus berkualitas tinggi, dengan tingkat transparansi dan tata kelola yang baik, dan harus memberikan hasil nyata bagi negara-negara yang terlibat”, jelasnya.

Dana yang diambil dari negara-negara anggota, lembaga keuangan, dan sektor swasta di Uni Eropa ini nantinya sebagian besar akan disalurkan dalam bentuk jaminan atau pinjaman, bukan hibah.

Pada briefing bulan lalu, duta besar China untuk UE, Zhang Ming, mengatakan bahwa Beijing menyambut baik strategi Global Getaway UE jika program itu terbuka dan dapat "membantu negara-negara berkembang". Namun dia juga memperingatkan "setiap upaya untuk mengubah proyek infrastruktur menjadi alat geopolitik akan menggagalkan harapan masyarakat internasional dan merugikan kepentingan sendiri".

Menurut Scott Morris, Anggota Senior di Pusat Pengembangan Global, "Yang lebih penting daripada menyaingi China adalah menjadikan program investasi ini sebagai kesempatan bagi Eropa untuk mencapai skala pembiayaan yang dapat bermanfaat bagi negara berkembang yang membutuhkan modal". *** (Foto:Euractive, Infografik: BBC)