Surabaya Skin Centre; Terus Tingkatkan SDM dan Lengkapi Peralatan

Surabaya Skin Centre; Terus Tingkatkan SDM dan Lengkapi Peralatan

Surabaya Skin Centre; Terus Tingkatkan SDM dan Lengkapi Peralatan

Berikan yang terbaik bagi pasien berdasarkan keilmuan

Surabaya, Kabarindo- Dermatology and Laser Medicine Clinic, Surabaya Skin Centre (SSC), berkomitmen untuk memberikan yang terbaik berdasarkan keilmuan. Untuk itu, klinik ini berupaya terus meningkatkan SDM dan melengkapi peralatan.

Hal itu dikemukakan oleh DR. Dr. M. Yulianto Listiawan, SpKK (K) dan Dr. Ni Putu Susari Widianingsih, SpKK, FINSDV, FAADV, dalam perayaan HUT ke-15 Surabaya Skin Centre.

DR. Yulianto mengatakan, 15 tahun bukan waktu yang singkat. Selama ini SSC bukan sekedar klinik kecantikan, namun juga menjadi wahana pelatihan bagi para dokter SpKK yang bergabung di dalamnya.

SSC menaungi 10 dokter spesialis kulit dan kelamin (SpKK), 5 di antaranya adalah dosen yang mengajar pendidikan spesialis kulit dan kelamin.

“Surabaya Skin Centre bukan sekedar klinik kecantikan, tapi juga tempat para dokter spesialis kulit dan kelamin menerapkan dan mengembangkan ilmu, yang ditunjang oleh peralatan dengan teknologi yang mumpuni,” ujar DR. Yulianto.

Ia memaparkan, SSC memiliki peralatan yang lengkap untuk memenuhi kebutuhan para pasien. Sekarang tinggal meningkatkan SMD-nya untuk memanfaatkan peralatan tersebut secara optimal. Untuk itu, SSC akan terus melakukan evaluasi.

“Tantangan ke depannya besar. Kami akan terus melengkapi peralatan dan meningkatkan SDM, termasuk para dokter yang dituntut untuk terus meningkatkan ilmu, karena ilmu terus berkembang,” ujar DR.Yulianto.

Ia menegaskan, SSC menekankan pada kebutuhan pasien dengan memanfaatkan peralatan secara optimal didukung oleh para dokter SpKK yang mumpuni.

“Ilmu atau sains harus dibarengi dengan estetika sebagai bagian dari dermatologi. Penerapan sains tak boleh salah, karena yang dihadapi adalah manusia,” ujar DR. Yulianto.

Ia menambahkan, selama ini SSC sudah menangani banyak pasien dengan beragam masalah yang berkaitan dengan kulit. Klinik ini juga sering menerima rujukan pasien yang sebelumnya dirawat di luar negeri.

“Masalah kulit itu kan individual. Dokter dituntut untuk memberikan solusi yang tepat dan terbaik. Jadi SSC tidak hanya mengutamakan bisnis,” ujar DR. Yulianto.

Hal itu dibenarkan oleh Dr. Ni Putu Susari Widianingsih, SpKK, FINSDV, FAADV. Ia mengatakan, ketika didirikan, SSC memiliki misi untuk melayani masyarakat di bidang kulit dan laser yang paling lengkap.

“Bukan hanya pasien yang berkaitan dengan estetika, namun juga berbagai kondisi yang berkaitan dengan kulit, di antaranya tanda lahir, alergi, autoimun, psoriasis dan vitiligo,” terangnya.

Dr. Susari menjelaskan, SSC memberikan layanan untuk mengatasi beragam masalah kulit, di antaranya Pico Laser untuk menghilangkan tato dengan hasil yang lebih cepat dan lebih baik.

Ia menambahkan, pasien SSC bukan hanya dari Surabaya, namun juga dari berbagai daerah lain termasuk dari Indonesia timur seperti NTT dan Papua.

Agar dapat mengakomodasi kebutuhan pasien yang terus berkembang, SSC akan terus meningkatkan teknologi di bidang kulit dan kecantikan, misalnya stemcell.

“Para dokter di sini akan selalu memberikan yang terbaik bagi pasien berdasarkan keilmuan,” ujar Dr. Susari.