KABARINDO, JAKARTA — Atmosfer GOR UNJ, Jakarta, memanas oleh hujan gol saat Grim Reaper memastikan tempat di partai puncak XSeries-2. Menghadapi Lynx Hunters pada Sabtu (17/1/2026), Grim Reaper tampil superior dan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 21-9.
Sejak peluit awal, Grim Reaper langsung menguasai ritme permainan. Tim yang dikapteni Kkajhe itu tampil agresif, rapi dalam transisi, serta efektif memanfaatkan setiap celah di lini pertahanan lawan. Lynx Hunters yang dipimpin kreator konten Jaden Bahtera berupaya memberi perlawanan, namun dominasi Grim Reaper sulit dibendung.
Nama Muhammad Sanjaya mencuat sebagai aktor utama kemenangan besar tersebut. Mantan pemain Semen Padang FC yang kini menekuni futsal itu menunjukkan ketajamannya dengan memborong sembilan gol, menjadikannya motor serangan paling berbahaya di lapangan. Ketepatan penyelesaian akhir dan pergerakannya tanpa bola kerap membuat pertahanan Lynx Hunters kewalahan.
Kontribusi tak kalah penting datang dari Joao Ortiz. Pemain asal Brasil itu tampil efektif dengan torehan empat gol, menambah kedalaman daya gedor Grim Reaper pada laga perdana mereka di XSeries-2. Kombinasi permainan cepat dan kreativitas menjadi pembeda yang jelas di pertandingan ini.
Grim Reaper juga diperkuat legenda futsal Spanyol dan Barcelona, Carlos Ortiz. Meski hanya tampil singkat akibat cedera, kehadirannya tetap memberi dampak psikologis bagi tim.
Pengalaman dan aura kepemimpinan Ortiz menjadi suntikan motivasi, meski ia belum dapat menunjukkan performa terbaiknya.
XSeries sendiri dikenal sebagai format pertandingan futsal 5v5 yang inovatif, memadukan elemen power cards dan konsep fantasy match. Ajang ini mempertemukan pemain profesional, legenda, hingga kreator konten dalam satu arena kompetitif yang segar dan atraktif.
Carlos Ortiz—yang memiliki rekam jejak gemilang bersama Inter Movistar—adalah salah satu ikon futsal dunia. Ia pernah mengantar Spanyol menjadi runner-up Piala Dunia Futsal 2008 serta mengoleksi gelar prestisius UEFA Futsal Champions League. Meski cedera membatasi menit bermainnya, nama besar Ortiz tetap menjadi magnet tersendiri di XSeries-2.
Dengan kemenangan telak ini, Grim Reaper menatap final dengan kepercayaan diri tinggi. Produktivitas gol, solidnya kerja tim, serta kedalaman skuad menjadi modal kuat untuk memburu gelar juara di ajang futsal inovatif tersebut.





