KABARINDO, JAKARTA — Bulan Ramadan menjadi momentum istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Di tengah kewajiban menahan lapar dan haus sejak terbit fajar hingga waktu berbuka, menjaga keseimbangan stamina tubuh menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi mereka yang memiliki tanggung jawab profesional tinggi.
Kesadaran inilah yang mendorong Iptu Dr. Umar Aryo Seno Junior, perwira Polri sekaligus pengusaha, untuk tetap aktif berolahraga selama Ramadan. Baginya, kebugaran fisik bukan sekadar kebutuhan pribadi, melainkan bagian penting dalam menjaga performa saat menjalankan tugas kepolisian maupun aktivitas profesional lainnya.
Umar Aryo memilih padel sebagai olahraga andalannya di bulan puasa. Rutinitas ini dinilai mampu menjaga kebugaran kardiovaskular, melatih koordinasi, serta meningkatkan daya tahan tubuh tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah. Ritmenya yang dinamis namun tidak berlebihan membuat padel ideal dimainkan menjelang waktu berbuka.
Pengalaman Umar di dunia olahraga turut membentuk kedisiplinannya. Ia pernah dipercaya sebagai manajer cabang olahraga Teqball pada kejuaraan dua tahunan di Thailand tahun 2025, di mana tim Teqball Indonesia berhasil membawa pulang tiga medali perak. Semangat profesionalisme dan kerja tim dari pengalaman tersebut kini ia terapkan dalam aktivitas olahraga padel yang digelutinya.
“Bagi saya, menjaga pola hidup sehat di bulan Ramadhan adalah hal penting. Aktivitas fisik tetap harus dilakukan meskipun kita berpuasa, karena olahraga membantu menjaga kebugaran tubuh dan konsentrasi. Memang ada banyak cabang olahraga yang bisa dimainkan sebelum berbuka, tapi saya memilih padel karena ritmenya sesuai dengan saya. Intensitasnya cukup, menyenangkan sekaligus menantang, dan bisa dimainkan bersama rekan-rekan maupun keluarga, sehingga bisa menjadi ajang silaturahmi,” ujar Umar.
Menurutnya, meningkatnya minat terhadap padel mencerminkan keterbukaan masyarakat Indonesia terhadap variasi olahraga baru. “Padel punya keunikan, mudah dipelajari, tidak terlalu berat, tapi tetap menantang. Itu yang membuatnya cepat diterima oleh berbagai kalangan, dari anak muda hingga orang dewasa,” imbuhnya.
Ke depan, Umar berharap padel dapat berkembang lebih terstruktur di Indonesia. Tidak hanya sebagai olahraga rekreasi, tetapi juga sebagai cabang prestasi dengan kompetisi resmi dan sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. Dengan dukungan komunitas dan fasilitas yang terus bertambah, ia optimistis padel berpotensi menjadi olahraga populer yang turut menyumbang prestasi bagi bangsa Indonesia. Foto: Istimewa





