TWSLive : Bocoran RTP Live Slot Gacor Tertinggi Hari Ini
Beranda > Berita Utama > Marthino Lio & Sal Priadi; Terpilih Jadi Pemeran Film Adaptasi Novel Eka Kurniawan

Marthino Lio & Sal Priadi; Terpilih Jadi Pemeran Film Adaptasi Novel Eka Kurniawan

Berita Utama
Oleh : ARUL Muchsen

BAGIKAN :
Marthino Lio & Sal Priadi; Terpilih Jadi Pemeran Film Adaptasi Novel Eka Kurniawan

Salemba, Jakarta, Kabarindo- Dari rilis yang baru saja hinggap dan langsung disiarkan kepada Anda.

Marthino Lio siap berperan sebagai Ajo Kawir sementara Sal Priadi akan berperan sebagai Tokek.

Palari Films mengumumkan bahwa Ladya Cheryl  akan  berperan  sebagai  karakter Iteung  di  film  adaptasi  novel  Eka  Kurniawan  yang berjudul ‘Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas’, kini pemeran utama pria telah ditentukan. Marthino Lio, aktor muda berbakat dipilih berperan sebagai Ajo Kawir.

Selain itu, penyanyi Sal Priadi juga turut bergabung sebagai pemeran pendukung yaitu Tokek, sahabat karib dari Ajo Kawir. Film ini sudah melakukan syuting dan akan ditayangkan pada tahun 2021.

Kabar terpilihnya Ajo Kawir sudah lama ditunggu oleh pencinta novelnya maupun mereka yang telah mengikuti media sosial ‘Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas’. Ajo Kawir, seorang jagoan  yang  tak  takut  mati  diperankan  oleh  Marthino  Lio.  Lio,  ia  akrab  dipanggil,  sebelumnya tampil berakting di film ‘Eiffel... I'm in Love 2’ (2018), ‘Sultan Agung: Tahta, perjuangan, Cinta’ (2018)dan  serial  HBO  Asia  ‘Grisse’(2018).    

Untuk  perannya  sebagai  Sultan  Agung  Muda,  ia dinominasikan sebagai pemeran pendukung terbaik di Festival Film Indonesia 2018.

Sedangkan untuk memerankan Tokek, yang berteman dengan Ajo Kawir sejak kecil, dipilih Sal Priadi,  penyanyi  dan  penulis  lagu.  Sal  dikenal  luas  melalui  lagu  hits-nya  “Amin  Paling  Serius (berduet   dengan   Nadin   Amizah)”.   

Selama   berkarier   di   dunia   musik   ia   telah   empat   kali dinominasikan  oleh  Anugerah  Musik  Indonesia.  

Film  ‘Seperti  Dendam, Rindu  Harus  Dibayar Tuntas’ akan menjadi debut Sal Priadi berakting.Film ‘Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas’ berkisah tentang Ajo Kawir yang burungnya tertidur. Semuaberawal dari cerita dua sahabat yang tak terpisahkan Ajo Kawir dan Tokek. Suatu kali,Tokek  mengajak  Ajo  Kawir  untuk  mengintip  seorang  perempuan  yang  dianiaya  oleh  dua bajingan. Sejak itu, hidup Ajo berubah. Ia impoten. Ajo kemudian tumbuh sebagai remaja yang suka berkelahi.

Tokek, sang teman telah mencoba membantunya, namun setiap jalan seperti buntu.Sifatnya berubah ketika ia bertemu seorang perempuan jagoan tangguh, Iteung. Ajo dibuat babak belur sekaligus bahagia -Ajo jatuh cinta. Apakah Ajo dan Iteung dapat berbahagia berdua?

Apakah Ajo dapat menerima dirinya?

Film yang disutradarai dan ditulis skenarionya oleh Edwin (‘Posesif’, ‘Aruna dan Lidahnya’) ini bergenre  drama  balas  dendam,  romansa  dan  laga  dengan setting waktu  pada  akhir  80an  sampai pertengahan  90an.  

Film  ini  mengupas  maskulinitas  dan  relasi  kekuasaan  yang  tumbuh subur  di Indonesia pada masanya.  Rembang dipakai sebagai lokasi syuting.‘Seperti  Dendam,  Rindu  Harus  Dibayar  Tuntas’  adalah  novel  ketiga  yang  ditulis  oleh  Eka Kurniawan  ini  pertama  kali  terbit  di  Indonesia  oleh  Gramedia  pada  tahun  2014  ini  telah diterjemahkan  ke  enam  bahasa  dan  didistribusikan  di  sembilan  negara:  Arab,  China,  Inggris, Perancis, dan Italia; Dipublikasikan oleh New Directions, Amerika Utara, pada Agustus 2017.

Proyek ‘Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas’ telah melakukan perjalanan pengumpulan dana  hibah  sejak  2016  dan  mendapatkan  hak  untuk  memfilmkan  bukunya  dari  Pontas  Agency.

Skenario film ini memenangkan grand prize Most Promising Project pada Asian Project Market yang digelar Busan International Film Festival 2016, Korea Selatan. Di tahun 2018, proyek film ini kembali memenangkan Post-Production Award dalam Hong Kong Asian Film Market (HAF) dari Whitelight Post, sebuah rumah pasca produksi berbasis di Bangkok. Tahun 2019, Singapore Film Commission memberikan dukungan dana hibah SEA Co-production Grant sebagai apresiasi atas kerjasama ko-produksi antara Indonesia & Singapura; Palari Films, Phoenix Films, dan E&W Films. Di tahun 2020, Purin Pictures dari Bangkok turut memberikan dukungan lewat dua dana hibah untuk Production & Post Production Grant.

Nantikan berita selanjutnya mengenai ensemble aktor yang memerankan Budi Baik, Rona Merah, Paman Gembul, Kumbang, Mono Ompong, Codet, Kumis, Mak Jerot, Wa Sami, Jelita, Ki Jempes.Informasi terbaru dapat diakses melalui akun media sosial instagram.com/sepertidendamfilm atau twitter.com/SepertiDendam


RELATED POSTS


Home Icon