Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Olahraga > John Herdman Waspadai Gaya Main Bulgaria di Final FIFA Series

John Herdman Waspadai Gaya Main Bulgaria di Final FIFA Series

Olahraga | 1 jam yang lalu
Editor : Orie Buchori

BAGIKAN :
John Herdman Waspadai Gaya Main  Bulgaria di Final FIFA Series

KABARINDO, JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengaku puas dengan performa anak asuhnya usai meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis pada semifinal FIFA Series 2026.

Herdman mengungkapkan bahwa kemenangan besar tersebut memang sudah menjadi target tim sebelum pertandingan dimulai. Selain membidik empat gol, skuad Garuda juga diminta menjaga clean sheet sebagai bagian dari standar disiplin permainan.

“Kami menetapkan target untuk menang dengan empat gol dan tetap aman di lini belakang. Kami juga melakukan rotasi untuk memberi kesempatan kepada banyak pemain agar bisa berkembang,” ujar Herdman.

Dalam laga tersebut, pelatih asal Kanada itu menilai para pemain tampil profesional meski baru menjalani beberapa sesi latihan bersama. Ia juga menyoroti keberhasilan tim menjaga organisasi permainan, terutama dalam situasi bola mati dan transisi.

“Ini pertama kalinya kami bersama dalam waktu singkat, tapi saya sangat bangga. Kami bisa menjaga clean sheet, mencetak gol dari set piece, dan menang dalam transisi. Itu elemen penting dalam permainan modern,” jelasnya.

Empat gol yang dicetak Indonesia juga menjadi catatan tersendiri, di mana tiga di antaranya lahir dari pemain yang berkarier di kompetisi domestik Super League. Hal ini menjadi sinyal positif bagi kedalaman skuad Garuda.

Meski demikian, Herdman menegaskan bahwa perjalanan tim masih panjang. Ia menilai performa saat ini baru merupakan awal dari proses pembangunan tim menuju target besar, termasuk persiapan menuju Piala Asia 2027.

“Kami masih punya jalan panjang. Saya harus membuat keputusan besar ke depan untuk AFC 2027. Ajang ini penting untuk melihat siapa yang siap menghadapi tekanan, terutama saat bermain di kandang,” tambahnya.

Herdman juga memberikan pujian khusus kepada sejumlah pemain muda, termasuk Dony yang dinilai mampu menjawab tantangan di bawah tekanan. Selain itu, ia menyoroti kontribusi Beckham yang tampil disiplin secara taktis dan efektif dalam perannya.

“Pemain muda seperti Dony menunjukkan bahwa dia bisa menghadapi tekanan. Beckham juga sangat disiplin secara taktik. Secara keseluruhan, kreativitas tim malam ini sangat menyenangkan untuk ditonton,” ujarnya.

Waspadai Bulgaria di Final

Menjelang laga final melawan Bulgaria, Herdman mengingatkan timnya untuk tampil lebih disiplin sejak menit awal. Ia menilai karakter permainan Bulgaria sangat berbeda dibanding lawan sebelumnya, sehingga membutuhkan pendekatan taktis yang lebih matang.

Menurutnya, Indonesia sempat tampil terlalu bersemangat pada 15 menit awal saat menghadapi Saint Kitts, yang membuat permainan menjadi kurang terorganisir. Hal tersebut tidak boleh terulang saat menghadapi Bulgaria.

“Jika kami mengulang kesalahan itu melawan Bulgaria, kami bisa dihukum dalam 10 menit pertama. Mereka tim yang sangat berbahaya,” tegasnya.

Herdman menekankan pentingnya kesiapan mental dan fokus sejak awal laga. Ia meminta para pemain untuk langsung tampil solid tanpa menunggu ritme permainan berkembang.

“Kami harus kuat secara mental sejak awal. Tidak bisa menunggu 10-15 menit untuk menemukan permainan. Jika tidak, mereka akan menghukum kami,” pungkasnya.

Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Bulgaria di partai final FIFA Series 2026 pada Senin mendatang, dengan ambisi melanjutkan tren positif sekaligus meraih gelar juara. Foto: MAK


RELATED POST


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER