Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Gaya hidup > Ibis Surabaya City Center Angkat Kampong Melayu; dalam Sajian Buka Puasa

Ibis Surabaya City Center Angkat Kampong Melayu; dalam Sajian Buka Puasa

Gaya hidup
Oleh : Natalia Trijaji

BAGIKAN :
Ibis Surabaya City Center Angkat Kampong Melayu; dalam Sajian Buka Puasa

Ibis Surabaya City Center Angkat Kampong Melayu; dalam Sajian Buka Puasa

Menu spesial Martabak Aceh, Nasi Lemak, Roti Canai dan Laksa Pinang

Surabaya, Kabarindo- Pada Ramadan tahun ini, Ibis Surabaya City Center mengangkat tema Kampong Melayu dengan menghadirkan sejumlah menu bercita rasa Melayu serta beberapa menu dari daerah lain yang dipadu menu khas Jawa Timur dan Surabaya.

Semua menu tersebut hasil olahan Executive Chef Rio Budi Cahyono bersama tim F&B Ibis. Menurut ia, tema tersebut dipilih, karena ingin mengangkat kekayaan kuliner Indonesia dan agar tamu tidak bosan dengan menu buka puasa yang sama setiap tahun.

“Hotel kami kami memang dikenal dengan ciri khas masakan tradisional Indonesia. Karena itu, kami juga menyajikan beragam menu dari daerah-daerah pada Ramadhan ini. Secara khusus, kami mengangkat menu-menu bercita rasa Melayu,” ujarnya.

Chef Rio mengatakan, ada 6 rotasi kuliner yang disajikan Ibis selama Ramadhan untuk memberikan pilihan kepada tamu agar mereka tidak bosan.

Para tamu dapat berbuka puasa sepuasnya dengan beragam menu mulai dari aneka takjil, hidangan pembuka, utama hingga penutup, termasuk aneka es, bubur Madura dan kolak. Tamu bisa bersantap dengan duduk di luar atau di dalam resto sambil menikmati live music yang membawakan lagu-lagu religi setiap sore.

Selain hidangan Melayu, Ibis juga menghadirkan menu-menu dari daerah lain seperti Pindang Tulang Kambing dari Kalimantan. Tak ketinggalan kuliner dari Jawa Timur yang selalu dicari dan disukai tamu seperti lontong kikil, tahu campur dan rujak cingur.

Menu-menu spesial yang bercita rasa Melayu di antaranya Martabak Aceh, Nasi Lemak, Roti Canai dan Laksa Pinang. Martabak Aceh memiliki rasa yang agak berbeda dengan martabak biasanya. Jika rasa martabak umumnya gurih, rasa Martabak Aceh selain gurih, juga agak pedas dengan bumbu yang agak kuat.

“Cocoknya Martabak Aceh dimakan dengan kuah gule atau kuah laksa sebagai pelengkap. Martabak ini selalu ada selama Ramadhan,” ujar Chef Rio.

Ia menjelaskan bahan dan cara membuat Matabak Aceh. Bahannya daging sapi 100 gram (dicincng), telur 1 butir serta daun bawang (dicincang). Untuk bumbunya adalah bawang merah, bawang putih, daun jeruk, sereh dan cabe merah yang semuanya dihaluskan. Cara membuatnya: tumis bumbu yang sudah dihaluskan sampai harum. Masukkan daging dan daun bawang. Masukkan garam dan merica sesuai selera kemudian tiriskan. Masukkan telur lalu aduk rata. Kemudian tuangkan adonan ke kulit lumpia dan goreng dalam wajan dengan sedikit minyak selama beberapa menit. Martabak siap disajikan dan disantap.

Penulis: Natalia Trijaji


TAGS :
RELATED POSTS


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER