HoS Ajak Kunjungi Museum Teknologi Informasi; Telusuri Perkembangan Teknik Penyampaian Informasi

HoS Ajak Kunjungi Museum Teknologi Informasi; Telusuri Perkembangan Teknik Penyampaian Informasi

HoS Ajak Kunjungi Museum Teknologi Informasi; Telusuri Perkembangan Teknik Penyampaian Informasi

Hasil kemajuan peradaban manusia dalam mengolah informasi dan mengomunikasikannya

Surabaya, Kabarindo- House of Sampoerna (HoS) telah mengadakan kegiatan daring Kunjung Museum: Teknologi Informasi” pada Sabtu, 18 September dan 25 September kemarin.

Kegiatan ini diadakan sebagai respon atas apresiasi masyarakat terhadap program Kunjung Museum sebelumnya, sekaligus memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat akan alternatif wisata.

Untuk itu, HoS menggandeng AMIDA Jawa Timur, Museum Teknoform dan Universitas Dinamika guna mengeksplorasi sejarah teknik penyampaian informasi di Museum Teknoform dalam rangka merayakan Hari Literasi Internasional.

Dalam tur virtual kali ini, masyarakat diajak menelusuri perkembangan teknologi informasi yang merupakan buah dari kemajuan peradaban manusia dalam mengolah informasi dan mengomunikasikannya. Periode perkembangannya dibagi menjadi beberapa bagian yaitu pramekanikal (3000 SM – 1450), mekanikal (1450 – 1840), elektromekanikal (1840 – 1940) dan elektronik (1940 – saat ini). Masyarakat juga bisa menyimak diskusi ringan bersama pakar Universitas Dinamika tentang hoaks sebagai respon terhadap derasnya arus informasi pada era internet saat ini.

Program Kunjung Museum merupakan bagian dari program museum yang bertujuan mengedukasi sekaligus media promosi museum lainnya. Museum HoS bekerja sama dengan museum, komunitas, kolektor serta berbagai institusi dalam maupun luar negeri, yang memiliki kepedulian dalam perkembangan dan pelestarian seni dan budaya. Sebagai alternatif kegiatan yang dapat dinikmati masyarakat di mana saja, Museum HoS aktif mengadakan program-program mulai 2020 seperti pameran, diskusi, pertunjukan, kunjung museum secara daring. Hingga akhir 2020, Museum HoS telah menyelenggarakan lebih dari 20 pameran, diskusi dan workshop dengan lebih dari 50 museum, komunitas, kolektor serta institusi terlibat di dalamnya.

Penulis: Natalia Trijaji