Burger Menu
Logo

KABAR BAIK MENCERAHKAN

Beranda > Gaya hidup > Ekstrak CGF Wakasa Gold dan W Sun Wakasa; Bantu Pulihkan Penderita DBD

Ekstrak CGF Wakasa Gold dan W Sun Wakasa; Bantu Pulihkan Penderita DBD

Gaya hidup
Oleh : Natalia Trijaji

BAGIKAN :
Ekstrak CGF Wakasa Gold dan W Sun Wakasa; Bantu Pulihkan Penderita DBD

Ekstrak CGF Wakasa Gold dan W Sun Wakasa; Bantu Pulihkan Penderita DBD

Optimalkan pertumbuhan sel, meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta mempercepat penyembuhan luka

Surabaya, Kabarindo- Penyakit demam berdarah dengue (DBD) menjadi salah satu momok yang sangat menakutkan, karena kerap memakan korban jiwa. Apalagi saat ini telah memasuki musim hujan yang menimbulkan genangan-genangan air yang memungkinkan bersarangnya nyamuk Aedes Aegypti, penyebab DBD.

Kebanyakan korban meninggal akibat kehilangan cairan tubuh, terlambat mengatasi demam tinggi, gangguan metabolisme atau kurangnya asupan gizi yang terkait dengan sistem kekebalan tubuh.

Pada awal tahun ini, sejumlah daerah di Indonesia melaporkan banyaknya kasus DBD. Hingga 22 Januari 2019, tercatat 34 warga di Sukabumi terkena DBD yang mengakibatkan satu orang orang. Dinkes Jatim pada 21 Januari lalu mencatat setidaknya 1.634 kasus DBD yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Timur dan 32 kasus dilaporkan meninggal. Sementara data DKI per 23 Januari 2019 mencatat terdapat 370 kasus DBD.

Kemenkes merilis bahwa wabah DBD merupakan kategori KLB (Kejadian Luar Biasa) di empat wilayah yaitu Kabupaten Kapuas, Provinsi Sulawesi Utara, Kota Manado dan Kabupaten Manggarai Barat.

Lingke Tirta Kencana, Head of Product Marketing PT CNI, mengatakan nyamuk Aedes Aegypti hanya menggigit pada jam-jam tertentu sekitar pukul 06.00 – 09.00 dan 15.00 – 17.00. Ketika imunitas tubuh sedang tidak baik, maka akan mudah tertular virus yang dibawa nyamuk tersebut. Usahakan untuk tidak tidur pada jam-jam tersebut. Jika memang harus tidur, gunakan kelambu atau anti nyamuk agar tak menggigit anda.

Gejala demam berdarah biasanya ditandai dengan demam tinggi lebih dari tiga hari, nyeri otot dan persendian, terdapat bintik/ruam merah pada kulit, mual dan muntah serta kehilangan nafsu makan, nyeri ulu hati, kadang terjadi pendarahan dan syok yang sering kali berujung pada kematian.

Untuk memastikan seseorang terkena demam berdarah, perlu dilakukan cek laboratorium pemeriksaan darah yaitu adanya penurunan trombosit dengan nilai trombosit rendah (< 100.000/ml darah). Ketika trombosit menurun secara drastis, pembuluh darah penderita akan pecah dan mengalami perdarahan. Jika fase ini tidak terlewati, kemungkinan besar pasien DBD tidak dapat diselamatkan.

Saat mengalami gejala DBD, ada beberapa hal yang harus dilakukan yaitu minum air putih sebanyak-banyaknya, kompres dengan air hangat, berikan obat penurun panas (paracetamol) dan segera bawa ke rumah sakit terdekat (puskesmas).

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh tim Peneliti dari Penyakit Bagian Dalam RS Karya Bakti Bogor bekerja sama dengan Peneliti dari Departemen Ilmu Gizi IPB pada 2009, ekstrak Chlorella Growth Factor (CGF) dari Chlorella Pyrenoidosa, yang terkandung dalam Wakasa Gold dan W Sun Wakasa terbukti bekerja secara intensif meningkatkan perkembangan trombosit, karena mengandung komponen gizi yang lengkap. CGF ini secara alami mampu mengoptimalkan pertumbuhan sel, meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta mempercepat penyembuhan luka.

Dari hasil pengujian klinis secara langsung terhadap penderita DBD di Bogor, Wakasa Gold dan W Sun Wakasa mengandung ekstrak CGF dari Chlorella, yaitu ganggang hijau air tawar yang membantu dalam proses regenerasi sel dan membantu mempercepat masa penyembuhan (recovery), khususnya dalam meningkatkan jumlah trombosit.

Trombosit yang turun drastis dapat didongkrak dalam waktu relatif cepat. Selain menaikkan kadar trombosit, pemberian ekstrak CGF dalam Wakasa Gold dan W Sun Wakasa juga dapat membantu menurunkan hematokrit atau kekentalan darah.

Lingke menyarankan untuk secepatnya mengonsumsi Wakasa Gold atau W Sun Wakasa jika sudah dinyatakan positif menderita penyakit DBD. Dalam banyak kasus, penyembuhan pasien menjadi lebih cepat dibandingkan dengan pasien yang tidak mengonsumsinya. Dianjurkan untuk mengonsumsi 30ml Wakasa Gold atau W Sun Wakasa dua kali dalam sehari untuk mempercepat proses penyembuhan.

Selain itu, perlu mengonsumsi CNI Ester-C Plus dan Sun Chlorella setiap hari dengan dosis yang tepat, agar tubuh selalu fit sehingga virus tidak mudah menyerang. Tak kalah penting menjaga kebersihan lingkungan sekitar untuk mencegah perkembangan nyamuk.

Penulis: Natalia Trijaji


TAGS :
RELATED POSTS


Home Icon


KATEGORI



SOCIAL MEDIA & NETWORK

Kabarindo Twitter Kabarindo Instagram Kabarindo RSS

SUBSCRIBE & NEWSLETTER