Dekorasi Kerajinan Bambu Percantik Rumah; Berikan Kesan Natural

Dekorasi Kerajinan Bambu Percantik Rumah; Berikan Kesan Natural

Dekorasi Kerajinan Bambu Percantik Rumah; Berikan Kesan Natural

Partisi bambu sebagai pembatas ruangan, hiasan bambu untuk memberi kesan asri

Surabaya, Kabarindo- Masa pandemi Covid-19 membuat masyarakat menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, sehingga mendorong untuk melakukan sesuatu yang kreatif, salah satunya mendekorasi ulang kamar atau rumah.

Kita bisa mengaplikasikan dekorasi modern, minimalis hingga yang terkesan menyatu dengan alam, dengan meletakkan banyak tanaman di luar maupun di dalam ruangan serta penggunaan barang-barang yang terkesan alami.

Penggunaan kerajinan bambu memberikan kesan natural dan cukup digemari sebagai salah satu bahan dekorasi rumah. Kerajinan bambu memiliki banyak keunggulan seperti ringan, mudah dirawat serta dapat berfungsi selayaknya produk dari bahan dasar kayu, namun ramah lingkungan. Bahan bambu juga mampu mendorong para perajinnya untuk berkreasi, sehingga bentuk kerajinan bambu semakin beragam dan indah dipandang.

Berikut ini tips untuk mendekorasi rumah dengan menggunakan kerajinan dari bambu

Partisi bambu sebagai pembatas ruangan

Kini rumah bukan sekedar menjadi tempat tinggal, tetapi berubah menjadi kantor, gym atau bahkan tempat bermain bagi anak selama masa pandemi, karena kita diharuskan berkegiatan di dalam rumah. Hal ini membuat pemilik rumah perlu menyiasati dengan menambah ruang, mendekorasi ulang kamar atau rumah guna menyesuaikan kebutuhan dan fungsinya untuk melakukan aktivitas pribadi dan keluarga.

Namun banyak orang yang mengkhawatirkan pengeluaran biaya tambahan pada masa sulit ini. Sebetulnya tanpa biaya dan usaha yang besar, anda bisa memiliki space baru dengan menggunakan partisi bambu untuk membuat batas atau ruang tertentu di rumah. Selain tidak butuh biaya yang besar, partisi bambu juga dapat menambah nilai estetika rumah.

Hiasan bambu untuk memberi kesan asri

Menambahkan hiasan dari bambu juga dapat meningkatkan kesan asri seperti yang biasa kita lihat ketika sedang liburan di pedesaan di Indonesia. Selain mempercantik rumah, kita dapat membantu perajin lokal dengan membeli hasil karya tangan mereka, sekaligus membantu menggerakkan perekonomian nasional pada masa pandemi.

Kerajinan bambu selama ini dipandang sebelah mata karena biasanya dibuat dengan tergesa-gesa dan berkualitas rendah. Masyarakat umumnya beranggapan kerajinan bambu berusia singkat, bahkan hanya sekali pakai. Berangkat dari hal ini, Studio Dapur sebagai wirausaha sosial bekerja sama dengan pengrajin bambu di Desa Padakembang, Tasikmalaya, berkolaborasi dengan para perajin memproduksi kerajinan bambu menjadi barang yang berkualitas dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi, sehingga mereka bisa mendapatkan penghasilan yang layak dan meningkatkan kualitas hidup.

Co-Founder Studio Dapur, Mega Puspita, mengungkapkan tren mendekorasi rumah dengan kerajinan bambu dapat membawa dampak positif terhadap pengrajin bambu di Indonesia, sebab material bambu yang dipilih oleh Studio Dapur merupakan salah satu material unggulan dalam penerapan eco sociopreneur, yaitu kewirausahaan sosial yang berpotensi menciptakan dampak sosial yang positif, terukur dan berkesinambungan.

Untuk mempertahankan kualitas anyaman bambu yang baik, Studio Dapur memberikan pelatihan dan workshop kepada masyarakat sekitar. Studio Dapur menyalurkan 10% keuntungan perusahaan yang diakumulasikan untuk memberikan dukungan finansial, peningkatan kualitas hidup, penelitian dan pengembangan serta peningkatan produktivitas para pengrajin bambu.

“Kami berharap ketertarikan masyarakat terhadap produk kerajinan bambu dapat mendukung kami mengembangkan program pelatihan bagi para pengrajin, agar mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Kami percaya akan lebih banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi dan berdonasi dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan bagi para pengrajin bambu di Tasikmalaya,” ujar Mega.

Penulis: Natalia Trijaji