Cakap Berdayakan Ribuan Guru Indonesia & Dunia; Hadirkan Cakap Teacher Academy Batch 2

Cakap Berdayakan Ribuan Guru Indonesia & Dunia; Hadirkan Cakap Teacher Academy Batch 2

Cakap Berdayakan Ribuan Guru Indonesia & Dunia; Hadirkan Cakap Teacher Academy Batch 2

Telah berdayakan lebih dari 1000 guru lokal dan global dari berbagai negara

Surabaya, Kabarindo- Sebagai pelopor platform pembelajaran online di Indonesia, Cakap terus berupaya memberikan pengalaman pembelajaran terbaik bagi penggunanya melalui kualitas pengajarnya.

Setelah sukses dalam Batch 1 beberapa bulan lalu, Cakap Teacher Academy, program pelatihan mengajar digital, kembali hadir untuk Batch 2. Cakap telah memberdayakan lebih dari 1000 guru lokal dan global yang berasal dari berbagai negara.

Tomy Yunus, CEO & Co-Founder Cakap, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk menghadirkan tenaga pengajar yang kompeten dan profesional sesuai dengan misinya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia lewat pemerataan akses pendidikan yang berkualitas. Ia bersyukur, Cakap telah dipercaya oleh para tenaga pengajar dari berbagai negara, budaya dan latar belakang seperti dari Indonesia, Filipina, Cina, Jepang dan Korea Selatan yang telah bergabung di platform ini.

“Melihat kebutuhan akan peningkatan kompetensi guru pada pendidikan bahasa asing, kami hadirkan kembali program Cakap Teacher Academy Batch 2 untuk meningkatkan kompetensi pengajar yang dapat meningkatkan kompetensi SDM di tanah air,” ujarnya.

Rachmadi Widdiharto, Direktur Guru Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, mengatakan peran guru merupakan ujung tombak bagi transformasi pendidikan. Hal ini menjadi sangat penting bagi setiap pihak untuk turut mendukung pemberdayaan guru dan tenaga pendidik.

“Kami mengapresiasi Cakap sebagai salah satu platform digital yang peduli dengan pengembangan kompetensi guru di Indonesia yang berdampak pada kualitas pendidikan Indonesia melalui program Cakap Teacher Academy. Kami berharap upaya pemberdayaan ini akan terus berjalan dan meluas hingga ke seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi juga akan terus melakukan pemberdayaan guru dengan bermacam inisiatif. Salah satu program yang sedang dijalankan adalah Program Guru Penggerak yaitu program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi dan pendampingan selama 9 bulan bagi calon Guru Penggerak.

Cakap Teacher Academy juga memiliki misi yang sama untuk mendorong guru dan tenaga pendidik di Indonesia agar lebih paham digital. Cakap Teacher Academy yang diluncurkan beberapa bulan lalu telah sukses memberdayakan guru dan beberapa di antaranya berhasil bergabung menjadi bagian dari tim pengajar Cakap. Program ini merupakan program sertifikasi yang secara langsung memberikan pelatihan peningkatan kapasitas serta kompetensi guru dalam mengajar anak didik.

Yoshua Yanottama, Senior Education Manager Cakap, menjelaskan sistem pembelajaran yang mutakhir akan menjadi kunci dari kurikulum pada program Cakap. Program ini akan membawakan 2 kompetensi utama: teknik pengajaran komunikatif dan penggunaan teknologi melalui Cakap interactive self-paced learning. Kurikulum disusun berdasarkan pengalaman pembelajaran online selama lebih dari 6 tahun di Cakap yang dikombinasikan dengan praktik terbaik dalam pengajaran bahasa. Dengan begitu, program ini akan relevan bagi mereka yang baru akan terjun ke dunia pengajaran maupun yang telah berpengalaman namun ingin memperbaharui kemampuan mengajarnya.

Bahasa Inggris menjadi program dengan kelas terbesar di Cakap dan saat ini Cakap Teacher Academy berfokus pada pengajar Bahasa Inggris. Cakap melihat kebutuhan akan pemberdayaan guru ESL yang memiliki nilai lebih dalam mengajar Bahasa Inggris bagi masyarakat yang tidak menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa utama. Latar belakang yang sama menjadikan guru ESL memiliki nilai lebih dalam mengaplikasikan pelajaran yang lebih sesuai bagi karakter muridnya. Dalam hal ini, murid dengan pengetahuan Bahasa Inggris yang minim dapat lebih mudah memahami pelajaran Bahasa Inggris.

“Kami harap Cakap akan terus berkomitmen untuk memberdayakan guru di Indonesia melalui berbagai program. Kami pun berharap nantinya Cakap Teacher Academy dapat memberdayakan guru atau pengajar dari berbagai bidang ilmu pengetahuan,” ujar Tomy.