KABARINDO, JAKARTA--Presiden Amerika Serikat, Donald Trump telah setuju untuk menangguhkan rencana menyerang Iran selama dua minggu. Pada Selasa malam waktu Amerika Serikat, beberapa jam sebelum serangan yang direncanakan, Trump menggunakan platform Truth Social untuk mengumumkan bahwa ia telah mengubah arah.
"Berdasarkan percakapan dengan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Marsekal Lapangan Asim Munir, dari Pakistan, dan di mana mereka meminta saya untuk menunda kekuatan penghancur yang dikirim malam ini ke Iran, dan dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui PEMBUKAAN SEPENUHNYA, SEGERA, dan AMAN Selat Hormuz, saya setuju untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu," tulis Trump dikutip dari Al Jazeera, Rabu (8/4).

Dikutip dari Reuters, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan Iran akan menghentikan serangannya jika AS dan Israel tak menyerang negaranya. Jalur Selat Hormuz dibuka kembali selama dua minggu





